Total Ada 128 Pertandingan di Piala Kemerdekaan JAKARTA - Stasiun televisi yang berminat untuk mendapatkan hak siar Turnamen Piala Kemerdekaan, harus siap-siap mengeluarkan kocek besar. Itu bisa dilihat dari market value turnamen yang baru saja diumumkan oleh Tim Transisi PSSI cukup besar Rp25 miliar untuk seluruh pertandingan. \"Setelah kami hitung-hitung, semua pertandingan di turnamen ini mencapai Rp25 Miliar. Jadi, kalau ada stasiun televisi yang ingin mendapat hak siar, harus mampu beli seharga itu, atau lebih,\" ujar anggota Tim Transisi Tommy Kurniawan kemarin (15/7). Menurutnya, ada berbagai metodologi yang mereka lakukan sebelum menentukan market value dari turnamen tersebut. Salah satunya adalah menghitung total biaya match fee yang bakal mereka keluarkan ke klub dalam setiap pertandingan selama turnamen berlangsung. Sampai saat ini Tim Transisi PSSI belum merilis secara resmi format pertandingan yang mereka gunakan. Tapi, Cheppy T Wartono anggota lain Tim Transisi mengatakan bahwa turnamen tersebut akan menggunakan format setengah kompetisi. Artinya, ada total 128 pertandingan mulai dari babak penyisihan hingga final. \"Itu adalah jumlah pertandingan yang sangat banyak. Dan, dari segi bisnis sangat menguntungkan bagi mereka yang memegang hak siar,\" kata Cheppy. \"Dengan sehari ada delapan pertandingan, kami optimistis turnamen ini bisa tuntas dalam waktu tiga pekan,\" tambahnya. Rencananya, Tim Transisi PSSI akan megirimkan market value turnamen tersebut ke empat stasiun televisi yang telah mengajukan diri itu. Nah, siapa yang akan akhirnya menjadi pemegang hak siar sekaligus hak komersial turnamen itu, baru akan diputuskan pada pekan depan setelah lebaran. Sejauh ini, ada empat stasiun televisi nasional yang berminat untuk membeli hak siar turnamen khusus bagi tim-tim Divisi Utama yang akan berlangsung pada 1 Agustus mendatang itu. Yaitu, NET TV, Kompas TV, Indosiar dan SCTV. Dari sejumlah media tersebut, Kompas TV dan NET TV paling difavoritkan untuk mendapat hak siar tersebut. \"Kami merasa sangat beruntung dengan adanya pengumuman harga dari turnamen ini. Jadi, pemetaan kami juga sudah bisa jelas untuk bisa mendapatkan hak siar itu,\" kata Buyung Wijaya Kusuma general manager Kompas TV. \"Kami akan segera mendiskusikan informasi ini (nilai hak siar, Red) ke jajaran redaksi,\" tambahnya. (dik/ca)
Hak Siar Dibanderol Rp25 Miliar
Kamis 16-07-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 11-09-2026,07:56 WIB
Budget 50 Jutaan Dapat Apa? Ini 8 Rekomendasi Mobil Sedan Bekas Murah, Irit, Bertenaga, Layak Beli
Jumat 11-09-2026,08:20 WIB
Wali Kota Edo Keukeuh KPBU Menguntungkan, Pemkot Cirebon Disebut Bisa Punya Aset Tanpa Modal
Jumat 11-09-2026,09:30 WIB
Bukan Cuma Tarif Parkir, DPRD Akan Bongkar Pengelolaan Aset SOR Watubelah
Jumat 11-09-2026,05:10 WIB
Bukan SUV Biasa, Honda CR-V Prestige 2017 Bekas Tawarkan Turbo 190 PS, Sunroof, Kabin Premium & Enam Airbag
Jumat 11-09-2026,05:12 WIB
Toyota Vios Atau Honda City, Sedan 1.5L dengan CVT Halus, Head Unit Modern, Mana yang Paling Worth It?
Terkini
Sabtu 12-09-2026,04:48 WIB
Setara Vespa Matic, Segini Harga Resmi iPhone Duo, HP Lipat Paling Canggih Dibanderol Rp56 Jutaan
Sabtu 12-09-2026,04:47 WIB
Bukan Mobil Baru! 3 Mobil Bekas Ini Justru Jadi yang Paling Banyak Diburu di Tahun 2026
Sabtu 12-09-2026,04:46 WIB
5 Merek Mobil Terlaris Semester Awal 2026, Toyota Dominan, BYD Menggeliat Berkat EV dan Produksi Lokal
Sabtu 12-09-2026,04:44 WIB