ADD Mulai Bisa Dicairkan, Nominal Rp600 Juta Sampai Rp1 Miliar SUMBER – Alokasi dana desa (ADD) untuk 412 desa di Kabupaten Cirebon sudah mulai bisa dicairkan. Nilai atau nominal masing-masing ADD beragam, dari Rp600 juta hingga Rp1 miliar per desa. Mengingat besarnya bantuan tersebut, para wakil rakyat meminta para kuwu agar tidak terlena dengan fokus pada pembangunan dan pengembangan desa. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hj Yuningsih mengatakan pencarian ADD sudah mulai berjalan. Di termin pertama, masing-masing desa mendapatkan anggaran sebesar 40 persen dari total anggaran yang seharusnya diterima. Meski belum sepenuhnya, Yuningsih mengatakan, nilai 40 persen dari total anggaran cukup besar. Sehingga kuwu pun harus berhati-hati dalam menggunakan anggaran tersebut. “Jelas ini kan angin segar. Pencairan ini pasti sudah ditunggu-tunggu dan saya harapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para kuwu. Jangan nanti justru pencairan ADD ini malah menimbulkan masalah baru, khususnya masalah hukum,” tuturnya. SDM kuwu yang beragam, kata Yuningsih, harus juga menjadi perhatian Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD). Maksudnya, kuwu sebagai pimpinan desa harus memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan dengan baik, termasuk juga menyusun laporan pertanggungjawaban. Dengan begitu, kemungkinan-kemungkinan adanya kasus hukum karena ADD bisa diminimalisasi. “BPMPD harus seintens mungkin melakukan pelatihan, pendampingan. Karena ADD ini kan tidak hanya menerima saja. Kalau hanya menerima, semua orang bisa, tetapi untuk pertanggungjawabannya, ini tidak semua orang bisa. Mudah-mudahan ADD ini bisa jadi berkah bagi desa, bukan justru menjadi masalah,” jelasnya. Pihaknya pun menginginkan ADD di masing-masing desa diperuntukkan program yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Sehingga manfaat dari besarnya ADD ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat. “Niat dari pemberian bantuan ini baik, sehingga saya harapkan hasilnya baik. Kalaupun memang ada ketidaktahuan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban atau yang lainnya, saya harap aparat desa proaktif melakukan konsultasi dengan pemda, sehingga tidak ada masalah di kemudian hari,” jelasnya. (kmg)
Kuwu Harus Cermat Kelola Anggaran
Selasa 21-07-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Rabu 18-03-2026,21:21 WIB
Malam Ini Arus Mudik Meningkat, Astra Tol Cipali Keluarkan Imbauan Penting untuk Pemudik
Rabu 18-03-2026,21:10 WIB
Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2026: Contraflow dan One Way Jadi Andalan
Rabu 18-03-2026,22:04 WIB
Harga Sembako Diawasi Ketat Jelang Idulfitri 2026, Pelanggar Terancam Sanksi
Terkini
Kamis 19-03-2026,21:00 WIB
Unik! Polisi Patroli Berkuda di Rest Area Tol Palikanci, Pemudik Jadi Aman
Kamis 19-03-2026,20:34 WIB
Pertemuan Prabowo dan Megawati di Istana, Simbol Persatuan Bangsa
Kamis 19-03-2026,20:26 WIB
Pasca Pengumuman 1 Syawal 1447 H, Arus Mudik 2026 di Tol Cipali Ramai Lancar, Ini Data Terbarunya
Kamis 19-03-2026,20:10 WIB
Jelang Lebaran, Laboratorium Komputer SMPN 1 Gempol Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Kamis 19-03-2026,20:01 WIB