Terkait Larangan Meliput Pembangunan Waduk Cileuweung KUNINGAN – Pelarangan liputan proses pembangunan Waduk Cileuweung di Kecamatan Cibeureum terus menuai reaksi. Mereka meminta agar publik tidak boleh dihalang-halangi dalam memeroleh informasi terkait perkembangan pembangunannya. “Publik berhak tahu soal sejauhmana perkembangan pembangunan waduk tersebut. Sebab, penandatanganan kontrak dan konsultan yang dilaksanakan oleh perusahaan bersangkutan dalam mengelola waduk, nilainya sangat besar,” tandas Direktur Merah Putih Institut, Boy Sandi Kartanegara, kemarin (12/8). Dia menyebutkan, penandatanganan kontrak dan konsultan tersebut senilai Rp464 miliar. Waktu penandatangannya sejak November 2013. Untuk itu, menurut Boy, tidak ada alasan bagi perusahaan menghalang-halangi jurnalis melakukan peliputan di kawasan tersebut. “Karena dana publik yang digunakan hampir seperempat APBD Kuningan. Kalau terus dihalang-halangi, saya pikir kawan-kawan jurnalis bisa menggunakan haknya dengan memanfaatkan saluran yang ada, yaitu Undang-undang Pers dan KIP,” ungkapnya. Boy melanjutkan, semakin ditutup-tutupi maka semakin besar pula dugaan-dugaan kecurigaan masyarakat terhadap apa yang terjadi pada proyek tersebut. Aparat hukum juga, disarankan untuk turun dalam upaya mencoba menyelidiki. “Aparat hukum jangan cuma membaca berita di koran saja, tapi coba diselidiki jangan-jangan ada yang salah di situ,” harapnya. Pembangunan atas nama kepentingan publik, tambah dia, jangan sampai menampikkan aturan atau norma-norma yang berlaku. Itu berlaku mulai dari proses sampai nanti setelah pembangunan selesai. Sementara itu, penanggung jawab perusahaan yang membuat proyek Waduk Cileuweung yang disebut-sebut bernama Ayi, sempat dikonfirmasi Radar via sambungan seluler. Namun pemilik ponsel tersebut belum memberi tanggapan atas telepon maupun SMS yang dikirimkan. (ded)
Aparat Hukum Harus Turun
Kamis 13-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,06:15 WIB
Surat Terbuka, Malaysia vs Singapura Dicurigai, FIFA Diminta Menyelidiki
Jumat 02-10-2026,08:34 WIB
Bukan Curang! Kronologi Timnas Indonesia VS Bangladesh yang Dapat Tambahan Injury Time dari 2 Sampai 7 Menit
Jumat 02-10-2026,10:07 WIB
Malaysia Belum Puas, FAM Ngadu ke FIFA soal Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh
Jumat 02-10-2026,07:26 WIB
Jujur Janggal? Sekjen PSSI Sebut Ada Konspirasi Dibalik Hasil Malaysia VS Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Jumat 02-10-2026,12:00 WIB
Nasabah CSI Mulai Dihimpun Lagi, Ada Dana Lebih dari Rp20 Miliar yang Dipersoalkan
Terkini
Jumat 02-10-2026,23:55 WIB
Inilah 7 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Cocok Ditanam di Rumah dan Hemat Tempat
Jumat 02-10-2026,23:49 WIB
6 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Tidak Makan Banyak Ruang, Cocok untuk Rumah Kecil, Pas untuk Pemula
Jumat 02-10-2026,23:40 WIB
Pilihan 5 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Hemat Tempat dan Cocok untuk Rumah Modern, Cek Disini
Jumat 02-10-2026,22:00 WIB
Pembangunan Pusat Data AI di Jatiluhur Dihentikan Dedi Mulyadi, Ini Alasannya
Jumat 02-10-2026,21:00 WIB