JAKARTA - Kisah lama yang belum tuntas. Sebuah kalimat yang menggambarkan nasib dua klub Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Arema Cronus di pentas sepak bola Indonesia. Dua klub ini bakal kembali mendapat ganjalan saat mengarungi kompetisi 2015/2016. Bahkan dalam turnamen Piala Presiden 2015 yang akan segera bergulir sekalipun. Lain Arema, lain halnya Persebaya. Kendati dualisme masih menguat, Arema yang eksis saat ini masih didukung ribuan suporternya. Namun, Persebaya berbeda nasib, mayoritas supporter Persebaya masih memboikot untuk menyaksikan setiap pertandingan yang dilalui Persebaya. Kondisi itu terjadi karena tidak ada titik temu pasca dualisme yang terjadi ditubuh Persebaya. Sebagai catatan, dua klub ini sebelumnya menjadi salah satu alasan Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk menghentikan kompetisi musim 2015. Sebab, BOPI tidak mengakomodir adanya klub yang tengah bersengketa. Nah, sekarang, menjelang Piala Presiden bergulir, kelompok supporter Persebaya meminta Mahaka Sports & Entertainment selaku promotor mencoret keikutsertaan Persebaya. “Alasannya jelas, proses hukum masih berlangsung, dan kami tidak mau kalau nama klub kami dipakai orang lain,” sebut Andi Kristianto, Ketua Presidium Arek Bonek 1927 di kantor Kemenpora kemarin (18/8). Tak tanggung-tanggung, mereka juga bakal mengancam untuk menduduki asset Mahaka yang ada di Surabaya. “Kalau permintan kami tidak dipenuhi, kami akan menggelar aksi besar di Surabaya. Silahkan main, asal jangan pakai nama Persebaya,” sebutnya. Bahkan, Kamis besok (20/8) mereka rencananya bakal mengawali aksi di Istana Presiden. Sementara itu, Hasani Abdulgani CEO Mahaka Sports & Entertainment menjelaskan bahwa pihaknya tetap berupaya untuk mengakomodir kedua belah pihak. Dia mengakui bahwa masalah dualism ini adalah ranah manajemen klub untuk menyelesaikannya. “Dalam hal ini, tidak mungkin kami mencoret Arema atau Persebaya,” katanya. Nah, opsi solusi tengah digodok Mahaka untuk membereskan masalah tersebut. Karena bukan tidak mungkin, langkah Mahaka yang ingin memberikan atmosfer pertandingan buat klub terancam batal. Untuk itu, kebijakan dari semua pihak diharapkan bisa memulihkan kondisi. “Kami juga sempat ketemu tadi dengan mereka (supporter Persebaya, Red), kami juga minta mereka bersikap bijak,” tegasnya. (nap)
Nasib Persebaya Kembali Suram
Rabu 19-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 18-06-2026,17:02 WIB
Penjelasan PLN soal Pemadaman Listrik di Cirebon Hari Ini, Penyebab dan Wilayah Terdampak
Kamis 18-06-2026,16:45 WIB
Naturalisasi Gelombang 2 untuk Timnas Indonesia, Target PSSI dari Jerman dan Belanda Mulai Terungkap
Kamis 18-06-2026,14:04 WIB
Nashrudin Azis Dituntut 10 Tahun Penjara, Kasus Korupsi Gedung Setda Cirebon Masuk Babak Krusial
Kamis 18-06-2026,15:27 WIB
HP Murah Rp2 Jutaan Terbaik Juni 2026, Ini 9 Pilihan dengan Spek Gaming dan Kamera 50MP
Kamis 18-06-2026,13:29 WIB
Demo di Jakarta Hari Ini: Emak-emak Teriak Stop MBG, Long March Kuasai Bundaran HI
Terkini
Jumat 19-06-2026,10:33 WIB
Meksiko Tim Pertama yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Bungkam Korea Selatan
Jumat 19-06-2026,10:18 WIB
17 Pelajar Jadi Korban Kecelakaan Angkot di Jalan Bandung-Cirebon, Sopir Diduga Ugal-ugalan
Jumat 19-06-2026,10:18 WIB
Hadiri Festival Kepatihan 2, Wakil Walikota Doa Bersama di Makam Syekh Maulana Maghribi
Jumat 19-06-2026,10:10 WIB