KUNINGAN - Dalam beberapa hari terakhir ini, ratusan warga dari berbagai desa berdatangan ke Desa Dukuhmaja, Kecamatan Luragung. Tujuan mereka yakni untuk melihat langsung pohon pisang ajaib, yang dikabarkan memiliki buah yang panjangnya mencapai beberapa meter. Alhasil, kabar itu langsung menyebar dari mulut ke mulut sehingga membuat masyarakat penasaran dan berniat melihatnya secara langsung. Kehadiran ratusan warga itu mendatangkan berkah tersendiri bagi penduduk setempat. Banyak yang berjualan di sekitar tempat tersebut. Dari pantauan Radar kemarin (20/8), warga yang datang ke lokasi tumbuhnya pohon pisang ajaib terus bertambah menjelang sore hari. Mereka datang dengan berbagai kendaraan, mayoritas menggunakan roda dua. Kesempatan itu juga digunakan warga untuk menjual berbagai aneka jajanan. Pemilik pohon pisang sendiri menaruh keropak untuk diisi sumbangan secara sukarela dari para pengunjung yang datang. Samsudin, penduduk Kecamatan Sindangagung mengaku sengaja datang ke tempat tersebut lantaran sebelumnya mendengar ada pohon pisang yang buahnya tidak lazim. Karena penasaran dengan kabar itu, dengan menggunakan motor, dia menuju Desa Dukuhmaja. “Tadinya saya kira hanya kabar angin saja soal pohon pisang berbuah tidak lumrah itu. Tapi, ada beberapa orang yang menceritakan hal serupa. Akhirnya saya berangkat menuju Dukuhamaja, untuk membuktikan kabar tersebut. Ternyata memang benar ada pohon pisang yang buahnya memiliki panjang meteran,” tutur Samsudin. Sedangkan pemilik pohon pisang ajaib, Evi (51) menerangkan, pohon pisang jenis rangrang tersebut awalnya ditanam oleh suaminya, Wasju (62) setahun lalu. Sama seperti pisang-pisang lainnya yang tumbuh di pekarangan rumah, dia tidak menemukan keanehan sedikitpun ketika pisang itu mulai tumbuh ke atas. Bahkan, Evi tidak pernah mendapat firasat apapun apalagi mimpi, jika pohon yang ditanam suaminya akan mempunyai buah yang berbeda dengan pisang lainnya. Keanehan buah pisang sepanjang 2,5 meter itu baru terlihat sejak bulan Agustus ini. Kontak pertumbuhan pisang yang tidak biasanya ini membuat Evi kaget. Semakin hari, buah pisang semakin bertambah panjangnya. Bahkan nyaris hingga menyentuh tanah. Padahal biasanya, buah pisang paling banter panjangnya 30 hingga 50 sentimeter. Keanehan itu lantas dia ceritakan ke para tetangganya. Tak pelak, puluhan warga setempat langsung mendatanganinya sekadar untuk melihatnya. “Saya masih ingat betul kalau pohon pisang ini suami saya yang menanam, sepulangnya berdagang di Jakarta. Itu sekitar setahun lalu. Yang saya tahu, bibit pisangnya juga biasa saja. Tapi setelah tumbuh setahun, kok buah pisang semakin panjang tumbuhnya. Saya kaget kok pisangnya tumbuh sepanjang ini, bahkan jantung pisangnya dipotong. Coba Mas lihat sendiri, buahnya nyaris menyentuh tanah saking panjang. Pernah diukur oleh tetangga, panjangnya sekitar 2,5 meter,” terang Eva. Hingga saat ini, buah pisang ajaib ini masih menjadi tontonan warga sekitar. Warga yang melihat memberikan sumbangan seikhlasnya yang dimasukkan ke keropak yang sudah disediakan pemilik lahan. Eva tidak menargetkan berapa pengunjung harus memberikan sumbangan ke dalam keropak. “Ya sekarang mah pohon pisangnya tetap saja dibiarkan saja seperti ini. Kalau sumbangan dari warga, nantinya mau disumbangkan lagi untuk pembangunan masjid di sini. Mungkin ini berkah dari Allah, sehingga warga bisa mengumpulkan sumbangan untuk pembangunan masjid yang sedang berlangsung di desa ini,” tutur Evi. Pohon pisang ajaib ini berada di lingkungan RT 01/03 Desa Dukuhmaja, Kecamatan Luragung. Pohon pisang jenis rangrang ini tumbuh buah pisang yang tidak biasanya. Buah pisang tersebut tumbuh hingga sepanjang kurang lebih 2,5 meter. Sejak kabar pohon pisang ajaib mencuat, warga di sekitar pun berbondong-bondong penasaran ingin melihat peristiwa langka itu. Ada juga warga dari desa lain pun yang mendengar adanya pohon pisang ajaib ini sengaja ingin melihat langsung. (ags)
Pisang Ajaib Bikin Geger Warga
Jumat 21-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,06:15 WIB
Surat Terbuka, Malaysia vs Singapura Dicurigai, FIFA Diminta Menyelidiki
Jumat 02-10-2026,08:34 WIB
Bukan Curang! Kronologi Timnas Indonesia VS Bangladesh yang Dapat Tambahan Injury Time dari 2 Sampai 7 Menit
Jumat 02-10-2026,10:07 WIB
Malaysia Belum Puas, FAM Ngadu ke FIFA soal Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh
Jumat 02-10-2026,07:26 WIB
Jujur Janggal? Sekjen PSSI Sebut Ada Konspirasi Dibalik Hasil Malaysia VS Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Jumat 02-10-2026,12:00 WIB
Nasabah CSI Mulai Dihimpun Lagi, Ada Dana Lebih dari Rp20 Miliar yang Dipersoalkan
Terkini
Jumat 02-10-2026,21:00 WIB
AI SIRT Segera Hadir, PANDI Siapkan Pusat Respons Insiden dan Abuse Teknologi AI
Jumat 02-10-2026,20:35 WIB
Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, FAM Minta Maaf, Diungkit Kembali Suporter Indonesia
Jumat 02-10-2026,20:02 WIB
Sampah Menumpuk Lebih dari 100 Meter, Sungai Singaraja Cirebon Akhirnya Dibersihkan
Jumat 02-10-2026,19:31 WIB
PWI Jabar Dilantik, Dedi Mulyadi Soroti Independensi Pers dan Fungsi Kontrol Pemerintah
Jumat 02-10-2026,19:27 WIB