SUMBER – Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon agar seluruh siswa SD Negeri 1 Lungbenda, Kecamatan Palimanan tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang memadai. Meskipun hingga saat ini SDN 1 Lungbenda masih belum mempunyai ruang kelas baru karena tergusur Tol Cikopo-Palimanan. “Mendapatkan pelayanan pendidikan adalah hak setiap anak Indonesia dan negara wajib memenuhinya. Oleh sebab itu, proses belajar mengajar tidak boleh berhenti apapun alasannya,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Bejo Kasiono. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pendidikan harus segera menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh sekolah tersebut. Bukan hanya kegiatan belajar mengajar yang akhirnya dilakukan di salah satu madrasah, tetapi pengadaan sekolah baru pasca penggusuran proyek pembangunan jalan tol Cipali harus segera dilakukan. “Dinas siapkan lahan, anggaran pembangunannya silahkan didanai oleh tim pembebasan lahan. Insya allah mereka menyanggupi dengan menyediakan anggaran sebesar Rp1,6 miliar,” imbuhnya. Terkait lokasi pembangunan SDN 1 Lungbenda, Bejo lebih mendukung pembangunan di wilayah barat. Mengingat potensi dan mayoritas anak didik berada di sana. Disamping itu, aspirasi warga pun menghendaki di wilayah barat. “Saya berikan masukkan agar SD yang baru nanti diwilayah yang benar-benar mampu memgakomodir segala potensi yang ada,” bebernya. Pada prinsipnya, komisi IV meminta agar sekolah yang awalnya ada, kemudian tergusur akibat pembangunan infrastruktur jalan, harus ada lagi. Sebab, sekolah merupakan tempat pencetak generasi bangsa yang berkualitasi. “Bagaimanapun kita harus selamatkan masa depan anak bangsa,” pungkas politisi PDI Perjuangan ini. Perlu diketahui, ratusan siswa SDN 1 Lungbenda, Kecamatan Palimanan, numpang belajar pada madrasah milik Yayasan Pendidikan Islam Al-Idhotussalafiyah Lungbenda, Kecamatan palimanan, Kabupaten Cirebon. Mereka terpaksa menumpang sejak tahun 2009 silam karena seluruh tanah dan bangunan tergusur oleh pembangunan jalan tol Cipali. Selama 6 tahun kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa harus bergantian dengan siswa dari TPQ dan DTQ di bawah Yayasan Pendidikan Islam Al-Idhotussalafiyah Lungbenda, Kecamatan Palimanan. (jun)
Dewan Desak Pembangunan SDN 1 Lungbenda
Senin 28-09-2015,17:56 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Minggu 22-03-2026,12:30 WIB
Wisata Cirebon Keraton Kasepuhan Ramai Saat Lebaran, Ini Daya Tariknya
Minggu 22-03-2026,09:30 WIB
Final Carabao Cup 2026: Arsenal vs Manchester City, Duel Panas Arteta dan Guardiola
Minggu 22-03-2026,21:27 WIB
Geger! Pria Ditemukan Tewas di Dasar Balong Kesenden Cirebon, Begini Kronologinya
Minggu 22-03-2026,13:30 WIB
Manchester United Siapkan Gebrakan Bursa Transfer 2026, Nasib Casemiro dan Carrick Jadi Sorotan
Terkini
Senin 23-03-2026,09:00 WIB
Punya Rencana Riding Saat Libur Lebaran, Simak Tips Perawatan Sepeda Motor dari Yamaha
Senin 23-03-2026,07:51 WIB
Spesifikasi Redmi Pad 2 4G, Tablet Xiaomi Cocok untuk Kerja dan Hiburan
Senin 23-03-2026,07:31 WIB
Khasiat Air Bawang Putih Campur Madu, Ramuan Alami untuk Daya Tahan Tubuh
Senin 23-03-2026,07:22 WIB
Waspada! Ini 5 Penyakit yang Sering Muncul Setelah Lebaran, Jangan Dianggap Sepele
Senin 23-03-2026,06:00 WIB