SAAT penyampaian pandangan terhadap raperda di rapat paripurna DPRD, kemarin, Walikota Nasrudin Azis sempat menyinggung soal posisi wakil walikota yang hingga kini masih kosong. Azis pun meminta kepada dewan untuk lentur dalam memproses pemilihan wakil walikota. Azis mengatakan beban kerja walikota yang sangat besar, membutuhkan wakil walikota dengan segera sehingga bisa berbagi tugas untuk mewujudkan Cirebon RAMAH di tahun 2018 mendatang. “Tugas saya sebagai walikota sangat berat. Untuk itu mohon kiranya pimpinan DPRD untuk bisa segera memproses pemilihan wakil walikota,“ kata Azis. Tidak hanya itu, Azis juga meminta fraksi yang ada di DPRD untuk tidak mempersulit proses pemilihan wakil walikota. Alasannya, ini semata-mata demi Kota Cirebon ke depan menjadi lebih baik lagi. Azis juga berharap ke Golkar melihat Kota Cirebon dan tak mengedepankan ego. Dia juga mengaku berbagai langkah komunikasi terus dilakukan. Mulai bertemu dengan Agus Sihombing (ketua Golkar versi Agung Laksono) hingga Toto Sunanto (ketua Golkar versi Aburizal Bakrie). Sayangnya, sampai dengan sekarang belum ada hasilnya. Karenanya, Azis berharap Golkar juga memahami posisi pemerintahan yang saat ini tanpa wakil walikota. Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno MSi langsung menyikapi pernyataan walikota di depan rapat paripurna. Menurut Edi, siapapun calon wakil walikota, asalkan prosesnya sah, pasti akan diadakan pemilihan. “Bagi DPRD, perihal nama apakah tetap (Toto-Eeng Charli) atau berubah (Toto-Muksidi), tidak ada persoalan selama ada tanda tangan dari parpol pengusung. Sebaliknya, jika memang tidak ada tanda tangan dari parpol pengusung, maka DPRD tidak akan memprosesnya,” tandas Edi Suripno. Bagaimana reaksi Golkar? Anggota Fraksi Golkar Ana Susanti SE saat dikonfirmasi justru enggan berkomentar. Termasuk saat didesak apakah Golkar akan luluh dengan menandatangani berita acara pencalonan E-2, Ana Susanti tetap tidak bereaksi. “Kita sepakat satu suara, dan yang diberikan kewenangan berbicara adalah ketua fraksi,“ kata alumnus SMPN 2 Cirebon itu. Ketua Fraksi Partai Demokrat M Handarujati Kalamullah SSos saat ditanya perihal pernyataan walikota, juga enggan berbicara banyak. Namun demikian, pria yang akrab disapa Andru itu menilai pernyataan walikota menginginkan wakil walikota hanya karena ingin berbagi tugas membangun Kota Cirebon. “Ingin membuktikan kesungguhan bahwa walikota memang serius memiliki wakil walikota,“ tandas Andru. (abd)
Minta DPRD Proses Pemilihan Wawali
Rabu 07-10-2015,11:39 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 11-03-2026,20:49 WIB
Tragis! Motor Hilang Kendali di Jalan Merdeka Cirebon, Pengendara Tewas di Tempat
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Rabu 11-03-2026,20:01 WIB
TMMD ke-127 Majalengka Ditutup, Danrem: Jaga Hasil Pembangunan Desa
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Rabu 11-03-2026,22:00 WIB
Penumpang Kereta Wajib Tahu! Ini Aturan Bagasi di Kereta Api dari Daop 3 Cirebon
Terkini
Kamis 12-03-2026,19:02 WIB
Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Cirebon, Dandim Tegaskan Kesiapan TNI Amankan Idulfitri
Kamis 12-03-2026,18:31 WIB
Bazar Sembako Murah PMPLand Group Diserbu Warga, Paket Lengkap Cuma Rp10 Ribu
Kamis 12-03-2026,18:00 WIB
Stabilitas Keuangan Ciayumajakuning Terjaga, OJK Cirebon Catat Pertumbuhan Kredit dan Investor Pasar Modal
Kamis 12-03-2026,17:30 WIB
Harga Minyak Dunia Bergejolak, BCO Jadi Komoditas Menguntungkan di Tengah Konflik Timur Tengah
Kamis 12-03-2026,17:00 WIB