Diskominfo Tak Tangani Anggaran, KID Dapat Dana Hibah SUMBER – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon meluruskan informasi mengenai alokasi angagran operasional dan honorarium komisioner Komisi Informasi Daerah (KID). Kepada Radar, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, R Benni Sugriarsa menjelaskan dana untuk KID sudah disiapkan melalui dana hibah dan tidak menggantung pada anggaran Diskominfo. Dijelaskan Benni, tahun 2015, Diskominfo sudah tidak lagi membiayai operasional KID Kabupaten Cirebon. Sebab sesuai UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, KID merupakan lembaga yang statusnya berdiri sendiri dan bertanggungjawab langsung kepada kepala daerah. \"Oleh karena itu, dari segi penganggaran pun sudah tidak melalui kami, tapi langsung berhubungan dengan pemerintah daerah,\" tuturnya. Mengenai anggaran KID yang sampai saat ini belum diterima, diketahui anggaran operasional akan disalurkan melalui dana hibah pada APBD Perubahan tahun 2015 ini. \"Insya Allah, jika sudah diketok palu, anggaran bisa dicairkan,\" imbuhnya. Benni pun menegaskan, walau Diskominfo adalah lembaga yang membidangi KID Kabupaten Cirebon, tapi persoalan anggaran tidak ditangani langsung. \"Kita taat aturan kok, fungsi kami hanya memfasilitasi. Misalnya soal anggaran ini, kita arahkan dengan bagian kesra. Silahkan komisioner berdiskusi,\" pungkasnya. Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hj Yuningsih mengimbau agar persoalan KID ini menjadi pembelajaran bersama. Maksudnya, bila memang hendak membentuk lembaga baru, maka harus melihat keadaan dan kesanggupan keuangan daerah. Pihaknya menilai, meski pembentukan lembagu baru seperti KID merujuk kepada Undang-undang, namun sebaiknya jangan memaksakan diri ketika anggaran dan fasilitas belum mencukupi. \"Ini sebuah dilemma. Berdasarkan rujukan UU kita sangat butuh lembaga KID karena berfungsi menjadi gerbang terdepan untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya dan sebenar-benarnya ke masyarkat. Tapi alangkah baiknya jika keuangan belum mencukupi jangan memaksakan diri,\" ungkapnya. (jun/via)
Harus Tunggu APBD Perubahan
Jumat 09-10-2015,14:03 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 04-10-2026,09:53 WIB
Kasus Curanmor Terungkap, Polsek Kapetakan Lacak Maling Motor Berbekal Sinyal GPS
Minggu 04-10-2026,15:16 WIB
Truk Ransus Nyelonong ke Jalur Lawan di Pantura Cirebon, Hantam Truk Paket hingga Boks Jebol
Minggu 04-10-2026,11:40 WIB
Ledakan Berulang Terdengar dari Gudang Kimia di Cirebon, 10 Mobil Damkar Dikerahkan
Sabtu 03-10-2026,21:00 WIB
Bursa Kerja Online Subang Buka 2.300 Lowongan, Ada BYD hingga Alfamart
Minggu 04-10-2026,06:00 WIB
Program Jabar Sakola Diluncurkan, Ada 4 Bantuan Pendidikan untuk Cegah Anak Putus Sekolah
Terkini
Minggu 04-10-2026,20:00 WIB
Redbox Barbershop Buka Cabang Keenam di Yogya Grand Cirebon, Ada Diskon 50 Persen
Minggu 04-10-2026,19:30 WIB
Badan Mudah Drop Saat Pancaroba? Ini Alasan Tubuh Lebih Rentan Sakit
Minggu 04-10-2026,19:07 WIB
Janji Manis Ole Romeny Jelang Final Indonesia vs Thailand: Kami Akan Kerahkan Segalanya
Minggu 04-10-2026,19:00 WIB
BLK Al-Manshuriyah Panguragan Jadi LPK Cipta Manpower Tangguh, Siapkan 2.000 Calon Karyawan
Minggu 04-10-2026,18:37 WIB