Jika Memang Terjadi Kemaksiatan di Gedung Dewan KUNINGAN – Tidak berhasil diputarnya rekaman CCTV pada 15 Agustus lalu, mendapat sorotan dari beberapa pihak. Persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan. Sebaliknya, justru harus ditindaklanjuti dengan adanya permintaan maaf secara terbuka. Salah seorang pemerhati sosial politik Kuningan, Dede Syarifudin mengingatkan agar para pihak terkait segera menyelesaikan masalah ini secara independen. Ini dimaksudkan supaya masyarakat bisa mendengar dan melihat secara jelas siapa yang berbuat dan tidak. “Kalau memang ada yang berbuat kemaksiatan seperti itu dan ada anggota dewan yang terlibat, harus segera meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat dan meminta ampun kepada Allah,” pintanya, kemarin. Sebab menurut Dede, sebaik-baiknya orang adalah mengakui kesalahannya dan mau memperbaikinya. Untuk urusan sanksi, imbuhnya, sudah menjadi ranah Badan Kehormatan (BK) DPRD. “Biar masyarakat mendoakan orang yang terlibat kemaksiatan di gedung dewan mendapatkan hidayah dan segera bertobat. Karena kita tahu miras adalah musuh umat muslim dan haram dikonsumsi mengingat akan merusak generasi,” tandasnya. Dede mengajak kepada seluruh masyarakat Kuningan untuk melihat, mengawal dan menyerahkan penanganannya terhadap BK. Jika nanti BK tidak bisa menyelesaikan, dia mendesak agar para personilnya mundur dari lembaga tersebut. “Karena saat ini masyarakat menanti kebenaran dan kejelasan. Rasa haus mereka harus bisa dihilangkan, khususnya oleh BK selaku lembaga yang paling berwenang,” ucap Dede. Sebelumnya, ratusan ormas dan LSM menyambangi gedung DPRD, Senin (12/10) lalu. Mereka menuntut BK melakukan pemeriksaan terhadap anggota dewan yang diduga menggelar kemaksiatan pada perayaan HUT RI beberapa waktu lalu. Selain mengacungkan kondom sebagai bentuk protes, ormas dan LSM juga meminta agar DPRD memperlihatkan bukti rekaman CCTV pada tanggal di mana kegiatan agustusan di dalam gedung dewan terjadi. Sayang, ormas dan LSM kecewa karena rekaman CCTV tidak bisa dilihat atau diputar ulang. (ded)
DPRD Harus Minta Maaf Terbuka
Kamis 15-10-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 01-08-2026,05:20 WIB
Rekomendasi Laptop Murah RAM 16GB, Siap Buat Kerja, Kuliah, Multitasking, dan Gaming Tipis-Tipis
Sabtu 01-08-2026,06:20 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga Terlaris 2026, 5 Pilihan 7 Seaters untuk Perjalanan Nyaman dan Harga Kompetitif
Sabtu 01-08-2026,04:45 WIB
Deretan 8 Mobil Kecil Bekas di Bawah 50 Juta, Cocok untuk Manuver Lincah di Perkotaan Padat
Sabtu 01-08-2026,03:45 WIB
Masih Cakep! Ini 5 Rekomendasi City Car Bekas Terjangkau, Harga Mulai Rp40 Jutaan hingga Rp70 Jutaan
Terkini
Sabtu 01-08-2026,20:03 WIB
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Optimalkan 10.789 Sumur Bor dan 240 Bendungan
Sabtu 01-08-2026,19:29 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan: Tanpa Kiai Abbas, NKRI Mungkin Tak Berdiri, Ribuan Hadiri Haul Buntet Pesantren
Sabtu 01-08-2026,19:00 WIB
Merdeka Run 2026 Siap Digelar di Istana Merdeka, Cek Kuota dan Jadwalnya
Sabtu 01-08-2026,18:31 WIB
Kenali AKBP Bellen Anggara Pratama, Kapolres Kuningan Baru Lulusan Akpol 2006
Sabtu 01-08-2026,18:00 WIB