Banggar Khawatir Anggaran Tak Terserap MAJALENGKA - Anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2015 yang telah ditetapkan pertengahan September lalu, terancam tidak bisa cepat dicairkan dan dieksekusi. Hal itu mengingat baru turunnya hasil evaluasi gubernur terhadap APBD-P tersebut. Padahal saat ini sudah memasuki pecan terakhir Oktober. Saat ini hasil evaluasi gubernur tersebut masih dibahas ulang Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Belum bisa dipastikan kapan APBD-P tersebut selesai dibahas ulang dan disepakati lagi untuk dilembar daerahkan. Imbasnya bakal berdampak pada keterlambatan eksekusi pembiayaan kegiatan-kegiatan program pembangunan, terutama yang sifatnya kegiatan infrastruktur fisik dan sejenisnya. Mengingat waktu yang tersisa untuk melaksanakannya tinggal dua bulan sebelum tahun anggaran 2015 ini benar-benar berakhir. Wakil Ketua DPRD Majalengka Drs M Jubaedi menyebutkan jika menurut tahapan memang setelah ditetapkan di kabupaten, APBD-P dikirim ke provinsi untuk dievaluasi gubernur selama 14 hari. Idealnya jika dihitung kalender, 14 hari pasca penetapan APBD-P yang dilakukan 15 september mestinya 29 september sudah kelar dievaluasi. Tetapi realitanya hasil evaluasi gubernur baru diterima DPRD 16 Oktober lalu, walaupun kop surat yang dibuat Pemprov hasil evaluasi tersebut ditandatangani 12 Oktober. Sehingga pihaknya baru bisa membahasnya sejak Senin (19 oktober) lalu, dan sampai saat ini pembahasan ulangnya beluim kelar. “Evaluasi gubernur agak terlambat, karena memang penetapan APBD-P di kita (Majalengka) waktunya lebih awal dari penetapan APBD-P di provinsi. Jadi harus menyesuaikan ulang pos-pos yang dialokasikan provinsi kepada kabupaten atau kota di bawahnya,” tuturnya. Namun demikian, dia memastikan sesegera mungkin bisa diselesaikan pembahasan ulang hasil evaluasi tersebut. Agar segera dilembardaerahkan, dan kegiatan program-program pembangunan yang menunggu dieksekusi bisa segera terealisasi dalam waktu tersisa yang sangat sempit. Untuk komposisinya, dia menilai jika keterlambatan hasil evaluasi tersebut ada untungnya juga. Banyak pos-pos anggaran yang bertambah setelah evaluasi tersebut. Misalnya, untuk anggaran BPJS Kesehatan yang semula dianggarkan Rp1,6 miliar bagi pembayaran premi berjalan bagi PNS dan premi tertunggak naik menjadi Rp5,3 miliar ditambah oleh pembayaran premi peserta BPJS dari kalangan masyarakat prasejahtera yang dibiayai negara. Selanjutnya belanja hibah juga mengalami kenaikan, yang semula hanya dianggarkan sekitar Rp950 juta, menjadi Rp1,4 miliar. Dengan catatan belanja hibah tersebut harus disertai dengan dokumen proposal CPCL (calon penerima dan calon lokasi) yang lengkap dan valid. Namun, sampai saat ini pihaknya belum tahu apakah belanja hibah itu sudah menyertakan CPCL atau belum. Dari segi belanja infrastruktur dan fisik, juga terdapat banyak penambahan. Hanya saja pihaknya agak khawatir belanja infrastruktur ini tidak terserap maksimal. Mengingat tahun anggaran 2015 tersisa dua bulan kedepan, belum lagi pertimbangan musim hujan yang akan segera datang biasanya mempengaruhi kelancaran dan kualitas pekerjaan. (azs)
Belanja Hibah APBD-P Bertambah
Jumat 23-10-2015,19:45 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,14:15 WIB
Live Sidang Isbat Kemenag 2026: Jadwal, Cara Nonton, dan Prediksi Lebaran 1447 H
Kamis 19-03-2026,15:00 WIB
Tabel KUR Mandiri 2026 Plafon 10-30 Juta, Cicilan Ringan Cocok Modal Usaha Pasca Lebaran
Kamis 19-03-2026,19:48 WIB
Hilal Belum Memenuhi Syarat, Kemenag Tetapkan Lebaran Sabtu 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,08:01 WIB
Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Tol Palikanci Cirebon, Polisi Bergerak Cepat
Kamis 19-03-2026,16:30 WIB
Haris Azhar Soroti Pelaku Kasus Air Keras, Singgung Dugaan Operasi Terstruktur, Desak Peradilan Umum
Terkini
Jumat 20-03-2026,07:01 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Padat, Ini Strategi Korlantas Polri
Jumat 20-03-2026,06:00 WIB
Saat Timur Tengah Tegang, Iran Tetapkan Idul Fitri 21 Maret 2026, Beda dengan Arab Saudi
Jumat 20-03-2026,05:02 WIB
Dipanggil Timnas Irak, Bek Persib Frans Putros Rela Batal Liburan Demi Mimpi Piala Dunia
Jumat 20-03-2026,04:04 WIB
Idulfitri 2026: Negara Teluk Lebaran Jumat, Asia Selatan Sabtu
Jumat 20-03-2026,03:38 WIB