CIREBON - Setelah gagal di Porda Jabar XII/2014, Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kota Cirebon optimistis mampu menorehkan prestasi bagi Kota Cirebon di Porda Jabar XIII/2018. Sekretaris Umum Perbakin Kota Cirebn Danusi Suhaebah menjamin, 28 penembak junior yang saat ini dipersiapkan mampu mengatarkan Kota Cirebon ke tangga juara. Menurut Danusi, Perbakin semakin fokus pada pembinaan penembak muda. Saat ini sebuah peningkatan sudah mampu dicapai. Setidaknya, terlihat dari jumlah penembak junior yang masuk program pembinaan Perbakin. “Tahun lalu sedikit sekali atlet junior yang kita punya. Saat ini kita sudah memiliki 28 penembak baru yang terdiri dari pelajar SD sampai perguruan tinggi. Mereka rutin berlatih tiga kali seminggu,” tutur Danusi kepada Radar Cirebon, kemarin (4/11). Peningkatan kuantitas atlet binaan telah dicapai. Perbakin kini tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas atlet-atletnya. “Sebuah kemajuan secara perlahan terus dihasilkan oleh para penembak. Saat ini saja ke-28 penembak junior kita hampir mencapai MQS (Minimum Qualifikation Score),” terang Danusi. “Kemajuan itu dicapai oleh para penembak kurang dari setahun berlatih. Dengan segala keterbatasan yang kami hadapi, kemajuan itu bolehlah dibilang sangat bagus,” imbuhnya. Dia menambahkan, saat ini rata-rata penembak junior mampu mendapatkan 8,6 poin dalam sekali tembakan. “Dalam satu sesi pertandingan ada 40 kali tembakan. Jadi, atlet-atlet kita yang baru itu, rata-rata mampu mencapai 344 poin setiap kali dilaksanakan skoring,” tuturnya. Danusi mengakui masih ada sejumlah kendala. Keterbatasan senjata masih menjadi masalah besar bagi Perbakin. Masalah yang sudah dihadapi bertahun-tahun oleh Perbakin itu, menurut Danusi, belum mendapatkan solusi yang tepat. Minimnya sponsor dari pihak swasta, membuat Perbakin hanya menggantungkan harapan kepada KONI sebagai kepanjangan tangan pemerintah. “Persoalan kita masih sama. Senjata sangat terbatas. Kita hanya punya dua senjata yang layak. Satu senapan dan satu pistol. Dengan senjata itu, ke-28 penembak kita berlatih secara bergantian. Untuk pengadaan peluru dan kertas sasaran, kita gunakan dana stimulan dari KONI. Untuk pengadaan senjata, rencananya kami pun akan mengajukan proposal ke KONI,” beber Danusi. (ttr)
Fokus Pembinaan Penembak Junior
Kamis 05-11-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 19-06-2026,12:39 WIB
Pilihan 8 Sedan Jepang Bekas Harga Mulai 40 Jutaan, Irit, Bandel, dan Cocok untuk Harian Perkotaan
Jumat 19-06-2026,08:34 WIB
Yang Terbaru dari Timnas: Wonderkid AZ Alkmaar Kirim Sinyal Naturalisasi, Peluang Duel Sesama Garuda
Jumat 19-06-2026,11:01 WIB
Hari Ini, Kota dan Kabupaten Cirebon Mati Lampu Lagi, WFH ASN Terganggu
Jumat 19-06-2026,15:04 WIB
3 Bintang Eropa Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Dapat Kabar Menggembirakan
Jumat 19-06-2026,15:17 WIB
3 Rekomendasi HP 5G Terbaik untuk Gaming 2026, Performa Gahar dan Anti Lag
Terkini
Sabtu 20-06-2026,06:13 WIB
Harga Tak Sampai Rp50 Juta, Ini 5 Mobil Sedan Bekas yang Masih Layak Pakai, Andal, dan Perawatan Murah
Sabtu 20-06-2026,06:01 WIB
Program ABDES Unma Jadi Wadah Mahasiswa Belajar Tata Kelola Desa dan Pengabdian Masyarakat
Sabtu 20-06-2026,05:16 WIB
Amerika Serikat Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia 2-0
Sabtu 20-06-2026,05:05 WIB