Setelah Dilantik, Kuwu Harus Konsentrasi Kelola Dana Desa TALUN – Di sela-sela sosialisasi rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perlindungan anak di Kecamatan Talun, kemarin. Seluruh anggota DPRD Kabupaten Cirebon asal daerah pemilihan (dapil) I bersilaturahmi dengan kuwu-kuwu se-Kecamatan Talun. Mereka saling mengakrabkan diri, terutama dengan para kuwu yang baru saja terpilih dalam pemilihan kuwu serentak yang dilaksanakan pada (25/10) lalu. Selain itu, anggota dewan pun memberikan masukan kepada kuwu agar setelah dilantik pada (31/12) mendatang, penyelenggaraan pemerintahan di desa berjalan dengan kondusif. “Saya pikir, paradigma kuwu yang harus dikuatkan pasca pelaksanaan pemilihan kuwu adalah menguatkan seluruh elemen yang ada di desa, mulai dari perangkat, BPD, lembaga desa, organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat pada umumnya,” kata Supirman SH. Secara spesifik, lanjut Supirman, kuwu harus menghindari pecat memecat perangkat desa, karena hal ini akan berbuntut panjang. Misalnya perangkat desa tersebut mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Jika hal ini sampai terjadi, kinerja kuwu dalam menjalankan roda pemerintahan akan terganggu. Belum lagi, kuwu akan disibukkan dengan pengelolaan keuangan desa yang jumlahnya ratusan bahkan miliaran rupiah, baik yang berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD). “Bahkan, presiden pun menyoroti persoalan ini. Jika kuwu sibuk bolak-balik pengadilan gara-gara memecat perangkat desa. Lalu, kapan kuwu akan mengelola anggaran sebesar itu, khawatir penyerapannya tidak maksimal, kita nanti dapat pinalti dari pemerintah pusat,” imbuhnya. Lebih baik, semua elemen desa diajak untuk berkonsolidasi, karena setelah terpilih, semua warga di desa adalah masyarakatnya kuwu, baik yang mendukung maupun yang tidak. Mereka harus dilayani dengan baik dan benar. “Kuwu sama dengan kita, dipilih oleh masyarakat. Ketika ada yang membutuhkan pertolongan harus kita bantu, baik itu mereka yang memilih ataupun tidak, karena kita adalah wakil masyarakat,” beber politikus Partai Hanura. Sementara, H Tarmidi, anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang berasal dari Kecamatan Talun, mengimbau agar para kuwu segera menginventarisir seluruh assetnya. Karena di era sekarang, desa memiliki kewenangan untuk menggelar pembangunan. Jangan sampai, program pemerintah desa tumpang tindih dengan program pemerintah kabupaten, provinsi atau pusat. “Inventarisasi ini penting untuk dijadikan data primer dalam pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan desa (musrembangdes),” ungkap politikus Partai Nasdem ini. Kemudian, H Khanafi SH menginformasikan jika tidak ada hambatan di pembahasan anggaran RAPBD tahun 2016 yang saat ini tengah berlangsung. Tahun depan, kuwu akan mengelola ADD sebesar Rp 600 juta perdesa. Tentu saja, bukan jumlah yang kecil, oleh karena itu perlu kecermatan dan manajemen yang benar dalam mengelola anggaran. “Jangan sampai, kuwu tersandung persoalan hukum, hanya gara-gara salah mengaplikasikan anggaran tersebut,” pungkasnya. (jun)
Jangan Asal Pecat Perangkat Desa
Sabtu 28-11-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,06:15 WIB
Surat Terbuka, Malaysia vs Singapura Dicurigai, FIFA Diminta Menyelidiki
Jumat 02-10-2026,08:34 WIB
Bukan Curang! Kronologi Timnas Indonesia VS Bangladesh yang Dapat Tambahan Injury Time dari 2 Sampai 7 Menit
Jumat 02-10-2026,07:26 WIB
Jujur Janggal? Sekjen PSSI Sebut Ada Konspirasi Dibalik Hasil Malaysia VS Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Jumat 02-10-2026,10:07 WIB
Malaysia Belum Puas, FAM Ngadu ke FIFA soal Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh
Jumat 02-10-2026,12:00 WIB
Nasabah CSI Mulai Dihimpun Lagi, Ada Dana Lebih dari Rp20 Miliar yang Dipersoalkan
Terkini
Jumat 02-10-2026,23:55 WIB
Inilah 7 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Cocok Ditanam di Rumah dan Hemat Tempat
Jumat 02-10-2026,23:49 WIB
6 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Tidak Makan Banyak Ruang, Cocok untuk Rumah Kecil, Pas untuk Pemula
Jumat 02-10-2026,23:40 WIB
Pilihan 5 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Hemat Tempat dan Cocok untuk Rumah Modern, Cek Disini
Jumat 02-10-2026,22:00 WIB
Pembangunan Pusat Data AI di Jatiluhur Dihentikan Dedi Mulyadi, Ini Alasannya
Jumat 02-10-2026,21:00 WIB