Pada Perombakan AKD Bulan Desember Ini KUNINGAN – Dalam perombakan AKD (alat kelengkapan DPRD) nanti, tidak berlaku istilah adanya fraksi yang didepak atau dikorbankan. Justru dari tujuh fraksi yang ada, semuanya bakal kebagian pada unsur pimpinan AKD. Hanya, dalam penentuannya nanti tergantung dari proses pemilihan para anggota baru yang masuk AKD masing-masing. “Tidak ada yang dikorbankan. Semua kebagi. Soal siapa kebagi apa, itu saya juga belum tahu karena tergantung bagaimana proses pemilihan di AKD masing-masing,” tegas Ketua DPRD Kuningan, Rana Suparman SSos saat ditemui Radar di ruang kerjanya, Kamis (10/12). Disebutkannya, terdapat 16 posisi pimpinan pada enam AKD. Tiga posisi pimpinan di tiap komisi, dua posisi di BK (Badan Kehormatan) dan dua posisi di Bapperda (Badan Pembentuk Perda). Ke-16 posisi pimpinan tersebut tidak menutup kemungkinan diisi oleh semua fraksi yang ada. “Bisa jadi akan diisi oleh Fraksi Golkar, PAN, Demokrat, PKS, atau yang lainnya. Bisa jadi pula semua AKD dipegang satu fraksi. Itu tergantung perkembangan di lapangan nanti dalam proses penentuannya,” ungkap politisi PDIP tersebut. Yang jelas, menurut Rana, dalam masalah ini tidak ada istilah koalisi fraksi. Ini merupakan aspek kepercayaan saja. Apakah fraksi-fraksi lain masih percaya ke PDIP atau tidak. Tentu pihaknya berharap fraksi-fraksi yang ada itu masih menaruh kepercayaan. Pada penentuan AKD itu pun, imbuhnya, tidak ada istilah khianat-mengkhianati. Justru pihaknya ingin bicara utuh fraksi-fraksi agar tidak ada kesan mengkhianati. “Kalau di kita saja saling mengkhianati, nanti bisa mengkhianati rakyat dong,” celetuknya. Bagi Rana pribadi, pada perombakan AKD nanti juga tidak ada istilah kubu KIH (Koalisi Indonesia Hebat) ataupun KMP (Koalisi Merah Putih). “Dewan harus kembali ke rakyat untuk bersenyawa dengan rakyat dan mendengarkan jeritan rakyat. Di situ ada proses kimia yang terjadi,” ucapnya. “Kita berbuat pun belum tentu mendapat pengakuan publik, apalagi tidak berbuat,” ujarnya lagi. Desember ini, dia menargetkan perombakan AKD bisa dilakukan. Sehingga, ketika memasuki tahun baru, akan tercipta sebuah kinerja baru, cara berpikir baru dan orientasi baru. Momentum tahun baru, sambungnya, perlu diklarifikasi dengan tindakan, bukan sekadar retorika. “Latar belakang perombakan AKD kan kita butuh penyegaran, butuh terobosan-terobosan baru di setiap komisi. Butuh juga arah kebijakan baru di DPRD,” ungkapnya. Wajar apabila beberapa fraksi telah mengusulkan perombakan AKD tersebut. Fraksi Restorasi PDIP pun, kata Rana, segera akan menyerahkan usulan serupa. Begitu juga Fraksi PKB dan fraksi lain. “Kalau usulan sudah masuk, otomatis nanti akan masuk Banmus (Badan Musyawarah) untuk menyetujui kapan jadwal rolling-nya. Terkait siapa beralih kemana, itu orotitas fraksi masing-masing. Dan siapa yang jadi pimpinan AKD, itu tergantung yang memilih di keanggotaan AKD masing-masing,” pungkasnya. (ded)
Tak Ada Fraksi yang Didepak
Jumat 11-12-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Rabu 18-03-2026,17:01 WIB
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Simak Penjelasan TNI
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Rabu 18-03-2026,19:52 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi
Rabu 18-03-2026,20:57 WIB
Detik-Detik Motor Pemudik Terbakar Saat Melintasi Cirebon, Satu Keluarga Selamat
Terkini
Kamis 19-03-2026,14:15 WIB
Live Sidang Isbat Kemenag 2026: Jadwal, Cara Nonton, dan Prediksi Lebaran 1447 H
Kamis 19-03-2026,14:03 WIB
Ketua Umum GP Anshor Tinjau Posko Mudik GP Ansor Kec Harjamukti
Kamis 19-03-2026,13:05 WIB
Andalus City Gelar Itikaf dan Qiyamul Lail di Akhir Ramadan
Kamis 19-03-2026,12:30 WIB
Makna Doa Malaikat Jibril yang Diaminkan Nabi Muhammad: Ada Peringatan Keras
Kamis 19-03-2026,12:01 WIB