Seleksi Terbuka Kasatpol PP Jaring 3 Besar MAJALENGKA – Mekanisme seleksi terbuka pejabat tinggi pratama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Majalengka yang saat ini tengah dibuka pendaftarannya oleh panitia seleksi, hanya akan menjaring tiga besar yang memperoleh nilai terbaik dalam serangkaian tahapan seleksi. Selanjutnya tiga nama tersebut akan diserahkan kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian, untuk ditunjuk salah satu yang dianggap paling baik guna dikukuhkan sebagai Kasatpol PP definitif. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DR H Sanwasi MM saat rapat kerja dengan Komisi I DPRD Majalengka, kemarin (2/2). “Sebetulnya mekanisme open biding ini sudah pernah dilakukan saat menjaring calon sekda beberapa waktu lalu. Open biding ini hanya menjaring sampai tiga besar peserta yang terbaik untuk dijadikan calon kasatpol PP. Mekanismenya persis karena memang landasan aturan yang dipakai sama saja, yakni Undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014 dan Permenpan-RB Nomor 13 Tahun 2014,” kata Sanwasi. Selaku Kepala BKD sekaligus salah satu anggota pansel, Sanwasi menjamin jika rangkaian tes dan pengujian yang dijalani para peserta dilakukan sesuai prosedur oleh panitia dan penguji. Sehingga tiga besar nama calon tersebut merupakan calon yang representatif. “Proses seleksi ini tidak mudah, saya sendiri yang pernah merasakan menjadi peserta open biding ketika seleksi calon sekda kemarin. Materi soal dan mekanisme pengujian sangat ketat, menguras pikiran dan tenaga. Harus betul-betul konsentrasi ketika menjalaninya, karena pengujinya para ahli di bidang keilmuanya,” ungkapnya. Sementara itu, anggota DPDR berharap pengisian posisi kursi Kasatpol PP lewat mekanisme open biding dilakukan seoptimal mungkin. Sehingga bisa menghindari asumsi-asumsi yang tidak baik. Bahkan diberi kesempatan uji publik terhadap calon peserta yang melibatkan masyarakat. “Kita juga mengharapkan semua tahapanya sesuai prosedur. Katanya ada penelusuran rekam jejak, uji publik atau apapun namanya itu. Harus dimanfaatkan secara optimal oleh pansel dalam menerima masukan-masukan dari masyarakat terhadap rekam jejak para peserta atau calon peserta,” ujar anggota Komisi I, HM Suparman SIP. (azs)
Maksimalkan Uji Publik
Rabu 03-02-2016,12:54 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,03:01 WIB
Moonraker Cirebon Bagi 1.000 Takjil Jelang Lebaran, Ratusan Anggota Turun ke Jalan
Rabu 18-03-2026,19:52 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi
Rabu 18-03-2026,20:57 WIB
Detik-Detik Motor Pemudik Terbakar Saat Melintasi Cirebon, Satu Keluarga Selamat
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Rabu 18-03-2026,21:21 WIB
Malam Ini Arus Mudik Meningkat, Astra Tol Cipali Keluarkan Imbauan Penting untuk Pemudik
Terkini
Kamis 19-03-2026,18:00 WIB
Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, Ini Data Terbaru di Cirebon dan Tol Cipali
Kamis 19-03-2026,17:30 WIB
Fahri Hamzah Dorong Arah Kebijakan Perumahan Dikembalikan pada Pemikiran Tiga Tokoh, Hatta- Margono-Sumitro
Kamis 19-03-2026,17:00 WIB
Beda Data Pelaku Kasus Air Keras Versi TNI dan Polri, Wamen HAM Desak Hal Ini
Kamis 19-03-2026,16:30 WIB
Haris Azhar Soroti Pelaku Kasus Air Keras, Singgung Dugaan Operasi Terstruktur, Desak Peradilan Umum
Kamis 19-03-2026,16:00 WIB