INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) ini memuat tiga komponen penting, yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Para guru di Kabupaten Indramayu ke depan akan dituntut untuk meningkatkan kompetensinya terutama berhubungan dengan ketiga komponen tersebut. “Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini akan dituangkan ke dalam Peraturan Bupati (Perbup). Sehingga harapannya dapat mengikat bagi seluruh pelaku pendidikan di Kabupaten Indramayu, terutama para guru,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr HM Ali Hasan MPd, saat Lokakarya Konsultasi Publik tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru di Rumah Makan Panorama, Kamis (14/4). Ali Hasan menjelaskan, rancangan Peraturan Bupati ini telah disusun dan sedang dalam tahapan konsultasi publik. Dalam peraturan ini diharapkan semua guru yang memperoleh tunjangan sertifikasi, bisa dengan sukarela menyisihkan persen dari tunjangannya untuk peningkatan mutu pendidikan bagi dirinya. Semua dana dikelola langsung oleh guru berbasis KKG atau MGMP. Sehingga program ini murni benar-benar dari guru, oleh guru dan untuk guru. Ditambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga sedang melakukan terobosan untuk peningkatan mutu pendidikan terutama dalam hal pendanaan. “Kami sedang melakukan kajian terhadap perubahan juknis penggunaan Bantuan Operasional Pemeliharaan Fasilitas (BOPF) agar bisa digunakan untuk peningkatan mutu pendidikan. Ke depan kami juga mewajibkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar menggunakannya sebagian untuk peningkatan kompetensi guru,” tambah Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Drs Satori. Sementara menurut perwakilan LPTK UIN , Dr Zulhan, guru harus mengikuti program pengembangan keprofesian berkelanjutan ini. Karena secara regulasi, guru tidak dapat naik pangkat jika tidak memiliki sertifikat pelatihan. Dan pengembangan keprofesian berkelanjutan ini merupakan wadah bagi para guru untuk meningkatkan atau mengembangkan dirinya, belajar bagaimana membuat publikasi ilmiah dan membuat karya inovatif. District Coordinator USAID Kabupaten Indramayu, Arief Tri Cahyana menjelaskan, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Kami berharap paradigma perbaikan pendidikan tidak terus-menerus berkutat pada urusan infrastruktur,” ujarnya. Peningkatan kompetensi guru melalui Pengembangan Keprofesian ini adalah salah wujud nyata Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan kompetensi guru. USAID, lanjut dia, siap mendukung untuk menyukseskan program pengembangan keprofesian berkelanjutan ini.(oet)
Disdik Siapkan Perbup Pengembangan Profesi Guru
Jumat 15-04-2016,11:44 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,06:15 WIB
Surat Terbuka, Malaysia vs Singapura Dicurigai, FIFA Diminta Menyelidiki
Jumat 02-10-2026,08:34 WIB
Bukan Curang! Kronologi Timnas Indonesia VS Bangladesh yang Dapat Tambahan Injury Time dari 2 Sampai 7 Menit
Jumat 02-10-2026,10:07 WIB
Malaysia Belum Puas, FAM Ngadu ke FIFA soal Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh
Jumat 02-10-2026,07:26 WIB
Jujur Janggal? Sekjen PSSI Sebut Ada Konspirasi Dibalik Hasil Malaysia VS Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Jumat 02-10-2026,12:00 WIB
Nasabah CSI Mulai Dihimpun Lagi, Ada Dana Lebih dari Rp20 Miliar yang Dipersoalkan
Terkini
Jumat 02-10-2026,23:55 WIB
Inilah 7 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Cocok Ditanam di Rumah dan Hemat Tempat
Jumat 02-10-2026,23:49 WIB
6 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Tidak Makan Banyak Ruang, Cocok untuk Rumah Kecil, Pas untuk Pemula
Jumat 02-10-2026,23:40 WIB
Pilihan 5 Tanaman Minimalis Indoor Hias yang Hemat Tempat dan Cocok untuk Rumah Modern, Cek Disini
Jumat 02-10-2026,22:00 WIB
Pembangunan Pusat Data AI di Jatiluhur Dihentikan Dedi Mulyadi, Ini Alasannya
Jumat 02-10-2026,21:00 WIB