JAKARTA - Rinelda Bandaso tidak bisa lepas dari jeratan hukum. Staf Dewie Yasin Limpo itu divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara atas kasus penyuapan. Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang meminta terdakwa dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. Vonis terhadap perempuan asal Rantepau, Toraja Utara, Sulawesi Selatan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim Ibnu Basuki W dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor kemarin (9/5). Terdakwa dijerat dengan Pasal 12 huruf a UU Tipikor. “Terdakwa secara sah bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi,” ucap Ibnu saat membacakan putusan. Untuk itu Rinelda dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta. Setelah putusan selesai dibacakan, terdakwa pun diberi kesempatan untuk konsultasi dengan penasehat hukumnya untuk membahas pengajuan banding. Terdakwa mempunyai waktu tujuh hari untuk mengajukan banding. Rinelda pun berdiri dan mendatangi kuasa hukumnya, Ferry Sapta Adi. Selanjutnya, terdakwa duduk kembali. Menurut dia, ia masih pikir-pikir dulu dan akan membahasnya dengan kuasa hukumnya. Rinelda menyatakan, dia belum bisa menerima putusan itu. Seharusnya, kata dia, vonis yang dijatuhkan hakim bisa lebih rendah lagi, karena vonis untuk terdakwa lainnya hanya 2 tahun penjara. Dia menganggap hal itu tidak adil, karena vonis untuknya lebih tinggi. “Tapi kami masih pikir-pikir dulu terkait pengajuan banding,” ungkap dia. Pihaknya masih mempunyai waktu tujuh hari apakah mengajukan banding atau tidak. Kuasa Hukum Rinelda, Ferry Sapta Adi menyatakan, kliennya hanya sebagai bawahan yang menjalankan tugasnya dari atasannya, Dewie Limpo. Seharusnya, vonis hakim tidak seberat itu, karena kliennya bukan pelaku utama dia hanya ikut serta saja. Apalagi, kata dia, selama ini belum pernah dihukum. Bahkan, kliennya sudah menjadi justice collaborator (JC). Rinelda aktif memberikan kesaksian dan membuka semua kasus itu. Terkait dengan kemungkinan pengajuan banding, dia juga belum bisa memutuskan. Sebelum tujuh hari sejak kasus itu diputuskan, pihaknya masih mempunyai kesempatan mengajukan banding. “Kami akan bahas dengan klien kami,” terang dia. Dia tidak ingin tergesa-gesa mengambil keputusan sebelum dibahas dengan kliennya. Kasus penyuapan itu terbongkar dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Oktober 2015. Rinelda tertangkap setelah menerima suap dari pengusaha bernama Setiady Jusuf dan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Irenius Adii. Saat itu Rinelda menerima uang SGD 177.700. Uang suap tersebut diperuntukkan Dewie Yasin Limpo yang saat itu menjadi anggota Komisi VII DPR dari Partai Hanura. Saat penangkapan itu, dicokok pula Dewi dan stafnya yang lain, Bambang Wahyu Hadi. Suap diberikan untuk memuluskan penganggaran proyek pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di Deiyai. Rinelda pernah menerima uang SGD 1.000 dari Setiady. Terkait perkara itu, Irenius Adii dan Setiady telah divonis masing-masing 2 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. (lum/gun)
Meski Cuma Bawahan, Dihukum 4 Tahun Penjara
Selasa 10-05-2016,10:30 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,11:50 WIB
Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs Dewa United di BRI Super League, Taisei Siap Tantang Rizky Ridho?
Sabtu 31-10-2026,18:29 WIB
Hasil Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Start dari Baris Ketiga
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Tips Praktis Mencairkan Bunga Es Kulkas 1 Pintu Tanpa Merusak Evaporator
Sabtu 31-10-2026,22:00 WIB
Taisei Marukawa Cetak Gol Penentu, Persija Gagal Curi Poin dari Dewa United
Sabtu 31-10-2026,20:01 WIB
Rekomendasi 9 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Buat Harian atau Bepergian Jauh, Konsumsi BBM Segini, Irit?
Terkini
Minggu 01-11-2026,11:33 WIB
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Keluarga, Pilihan Nyaman dengan Kabin Luas
Minggu 01-11-2026,11:00 WIB
Persib Hadapi 7 Laga dalam 29 Hari, 3 Kompetisi Menanti dan Igor Tolic Harus Siapkan Strategi
Minggu 01-11-2026,10:32 WIB
Dipadati Ribuan Warga, Tradisi Memayu Buyut Trusmi Berlangsung Meriah
Minggu 01-11-2026,10:01 WIB
Pemkot Cirebon Raih Nominasi Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kota Nasional 2026
Minggu 01-11-2026,09:30 WIB