INDRAMAYU - Sebagai bentuk protes warga Kecamatan Sukagumiwang terhadap rusaknya jalan raya Sukagumiwang yang tak kunjung diperbaiki, warga nekat menanami jalanan dengan pohon pisang. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama warga dalam beraktivitas. Pantauan Radar, di sepanjang jalan raya Sukagumiwang, Kecamatan Sukaguming, kondisi sudah sangat memprihatikankan. Kerusakan parah menghiasi jalan yang menjadi tumpuan perekonomian warga. Mereka banyak mengeluh karena tiap kali melewati jalan itu, selalu was-was. Karena, tak sedikit pengguna jalan yang menjadi korban keganasan lubang jalan tersebut. Keluhan itu disampaikan langsung salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Sukagumiwang Kosim (43). Menurut dia, rusaknya jalan utama penunjang kegiatan perekonomian warga di Kecamatan Sukagumiwang itu, membuat mobilitas perekonomian terganggu dan membuat jalan jadi rawan terjadinya kecelakaan, terutama kendaraan roda dua. “Ya denger-denger sih akan diperbaiki, setelah proyek perbaikan saluran Sindupraja. Karena banyak kendaraan proyek besar yang mengangkut bahan material proyek tersebut, tapi masih lama. Sedangkan warga sudah mengeluh karena semakin hari kerusakannya semakin parah saja,” ujarnya. Hal senada diungkapkan tokoh pemuda setempat, Jiah (29). Sebagai warga yang selalu menggunakan jalan dalam aktivitas keseharian, pihaknya sangat menyayangkan jika perbaikan jalan raya Sukagumiwang menunggu sampai proyek normalisasi saluran Sindupraja selesai. Apalagi dengan rusaknya jalan utama tersebut, tidak sedikit warga yang menjadi korban akibat bersenggolan dengan kendaraan lain, karena menghindari lubang maupun mengerem mendadak. “Ya mungkin ini bentuk kekecewaan warga di Kecamatan Sukagumiwang, karena kondisi jalan yang sudah semakin rusak. Sudah banyak pengendara yang terjatuh karena lubang jalan itu. Sehingga, warga menanami jalan dengan pohon pisang,\" ujarnya. Setidaknya, lanjut Jiah, meskipun akan diperbaiki menunggu sampai selesai proyek normalisasi, tapi setidaknya ada pengurugan dengan sirtu di jalan-jalan yang berlubang. \"Jangan sampai dibiarkan karena bagaimanapun juga masyarakat yang jadi korbannya,” pungkasnya. (oni)
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Sabtu 29-04-2017,20:35 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-03-2026,10:46 WIB
2 Terduga Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga di Cirebon Saat Lebaran
Sabtu 21-03-2026,16:25 WIB
Identitas Pelaku Curanmor Babak Belur di Cirebon Terungkap, Ternyata
Sabtu 21-03-2026,09:37 WIB
Salat Ied di Dusun Belah, Selajambe Kuningan Asri dan Khusyuk
Sabtu 21-03-2026,11:41 WIB
Resmi! 24 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ada Wajah Lama dan Baru
Sabtu 21-03-2026,09:01 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 24 Maret, Ini Imbauan Kapolri
Terkini
Minggu 22-03-2026,08:48 WIB
2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
Minggu 22-03-2026,08:28 WIB
Momen Mudik Artis Olivia Jensen di Cirebon, Kunjungi Keraton Kacirebonan dan Keluarga
Minggu 22-03-2026,08:18 WIB
HP Dicuri Pagi di Sutawinangun, Malamnya Kapolsek Kedawung Serahkan Kepada Korban
Minggu 22-03-2026,06:00 WIB
Pemerintah Godok WFH untuk ASN dan Swasta, Ini Skema 4 Hari WFO 1 Hari WFH
Minggu 22-03-2026,05:21 WIB