KETIKA sibuk dengan pembangunan Kota Terlarang, Kaisar Ketiga Dinasti Ming Zhu Di juga memerintah sahabat sekaligus tangan kanannya, Cheng Ho, untuk memperbesar kapasitas galangan kapal di Longjiang, Nanjing. Produksinya mencapai ribuan kapal. Rekor jumlah armada Cheng Ho baru pecah oleh jumlah armada laut pasukan sekutu pada Perang Dunia I. Laporan: KARDONO S dan BOY SLAMET dari Kunyang, Yunnan BEGITU mendapat perintah, Cheng Ho lalu memperluas galangan kapal itu. Mencakup beberapa mil ke pinggir Sungai Yangtze. “Zhu Di bertujuan membangun kerajaan maritim besar,” kata Yang Liyun, staf pengelola Taman Nasional Cheng Ho. Sesuatu yang sudah dicoba dalam dua dinasti sebelumnya, tapi nihil catatannya. Sejak abad ke-9 Tiongkok memang mengembangkan armada kapalnya. Tujuannya tentu saja penguasaan rute perdagangan laut di kawasan tersebut. Ketika berkuasa, Zhu Di sebenarnya sudah mewarisi banyak kapal. Namun, dalam waktu 20 tahun, dia berambisi meningkatkan jumlah kapal hingga tiga kali lipatnya. Total, dalam kurun waktu itu, Cheng Ho memproduksi 1.681 kapal baru. Banyak di antaranya adalah kapal galleon atau kapal harta. Dengan sembilan tiang. Untuk memproduksi kapal sebanyak itu, Cheng Ho menyerap 30 ribu buruh pembuat kapal dari seluruh Tiongkok. Selain itu, Cheng Ho meminta mereka membuat tambahan 1.350 kapal patroli yang lebih kecil-kecil untuk menjaga pos perbatasan laut di seantero Tiongkok. Itu membuat galangan kapal Longjiang menjadi galangan kapal tersibuk di dunia. Alhasil, pada abad ke-15, Tiongkok menjadi negara superpower di laut. Tak ada satu pun negara di muka bumi ini yang bisa menyaingi postur angkatan laut Tiongkok pada zaman itu. “Banyak ahli sejarah mengatakan bahwa baru pada Perang Dunia I rekor iring-iringan armada kapal laut Cheng Ho dipecahkan sekutu,” ungkap Yang. Itu berarti rekor jumlah kru dan jumlah kapal yang dipunyai Cheng Ho baru pecah setelah lima abad kemudian. Itu pun terpecahkan oleh armada gabungan beberapa negara. Ekses dari pembangunan besar-besaran tersebut, baik pembangunan Kota Terlarang maupun pembangunan armada kapal di galangan Longjiang, sempat memicu pemberontakan pertama pada Kaisar Zhu Di. Itu terjadi gara-gara ratusan ribu hektare hutan di kawasan Annam (sekarang bagian selatan Vietnam) digunduli dan diambil kayunya. (*/c9/nw)
Rekor Kebesaran Armada Baru Pecah pada Perang Dunia I
Jumat 02-06-2017,01:05 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,19:48 WIB
Hilal Belum Memenuhi Syarat, Kemenag Tetapkan Lebaran Sabtu 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,21:00 WIB
Unik! Polisi Patroli Berkuda di Rest Area Tol Palikanci, Pemudik Jadi Aman
Kamis 19-03-2026,22:59 WIB
Prabowo Tegas! Dapur MBG Tak Sesuai Standar Langsung Disetop
Kamis 19-03-2026,20:34 WIB
Pertemuan Prabowo dan Megawati di Istana, Simbol Persatuan Bangsa
Kamis 19-03-2026,20:10 WIB
Jelang Lebaran, Laboratorium Komputer SMPN 1 Gempol Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Terkini
Jumat 20-03-2026,19:00 WIB
Sehari Jelang Lebaran, KAI Daop 3 Catat 9.439 Penumpang Kereta Tiba di Cirebon
Jumat 20-03-2026,18:38 WIB
H-1 Lebaran, Penjualan Bunga Tabur di Makam Jabang Bayi Cirebon Melonjak Drastis
Jumat 20-03-2026,18:00 WIB
KDM Salat Idulfitri di Mana? Ini Lokasi Pilihan Dedi Mulyadi Tahun 2026
Jumat 20-03-2026,17:00 WIB
One Way Nasional Selesai, Tol Cipali Kembali Normal Dua Arah
Jumat 20-03-2026,16:30 WIB