CIREBON - Warga di wilayah Cirebon Timur mengeluhkan masih banyaknya kendaraan besar yang lalu lalang seperti truk, meskipun sudah memasuki H-4 Lebaran. Yang paling sering, aktivitas lalu lalang dumptruck pengangkut pasir dan tebu. Warga meminta pihak terkait menindak tegas kendarankendaran tersebut karena dinilai membahayakan. Aktivis Cirebon Timur, Rian Jaelani ditemui Radar meminta Dishub ataupun kepolisian menindak truk-truk tersebut. Sibuknya lalu lintas jelang Lebaran di berbagai jalur, membuat resiko kecelakaan semakin tinggi. Selain itu, sudah ada imbauan dari pusat yang memerintahkan jenis-jenis armada yang tidak boleh beroperasi saat proses mudik Lebaran. “Harus ditertibkan, tidak boleh dong, bahaya kalau dipaksa terus beroperasi. Ini sudah H-4, lalu lintas juga sedang ramai,” ujarnya kepada Radar. Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Suherman Anger mempertanyakan tugas Dinas Perhubungan selama ini dalam menindak truk-truk yang sudah tidak boleh beroperasi pada H-7, sesuai dengan edaran pemerintah pusat. Namun nyatanya, justu masih beroperasi. “Kalau truk pengangkut sembako sama BBM tidak masalah, karena itu menjadi kebutuhan. Lah ini H-4 truk-truk pengangkut tebu dan urugan masih beroperasi. Jadi saya nilai, tugas Dishub gak jelas,” tegasnya. Pria yang akrab disapa Anger itu meminta Dishub dan pihak kepolisian segera menertibkan kendaraan truk-truk besar yang masih melintas. Apalagi, truk yang melintas itu menimbulkan kemacetan di Pasar Cipeujeh, mengingat volume kendaraan sekarang sudah meningkat saat arus mudik. “Jalan yang dilintasi dumptruck pengangkut tebu dan pasir itu melintas di jalur alternatif milik provinsi yang sudah banyak dilalui pemudik. Maka, Dishub dan pihak terkait harus segera menindak,” tegas Politisi PDI Perjuangan itu. Senada, Bupati Cirebon Dr H Sunjaya Purwadisastra MM MSi meminta perusahaan-perusahaan pemilik angkutan, selain angkutan penumpang dan angkutan kebutuhan pokok, untuk meliburkan armadanya demi menyukseskan hajat mudik tahun ini. Selain itu, menurut dia, sudah aturan yang mengatur operasional dari kendaraan-kendaran besar dari Kementerian Perhubungan, sehingga jika ada pelanggaran tentunya akan ditindak tegas. “Mudah-mudahan semuanya taat aturan. Armada-armada besar termasuk dumptruck tidak melanggar. Armada angkutan kecuali penumpang dan kebutuhan pokok, harus libur sementara waktu,” ujar Sunjaya saat ditemui Radar. (dri/sam)
Di Cirebon, Musim Mudik Truk Pasir Masih Beroperasi
Kamis 22-06-2017,21:30 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 19-08-2026,16:33 WIB
4 Pemain Persija Dicoret Timnas Indonesia, John Herdman Siapkan Rencana Khusus Buat FIFA ASEAN Cup 2026
Kamis 20-08-2026,04:55 WIB
3 Rekomendasi Mobil Bekas 50 Jutaan Terbaik, Pilihan Ekonomis untuk Keluarga, Irit BBM, Cocok Untuk Keluarga
Kamis 20-08-2026,05:08 WIB
6 Tanaman Hias Pembawa Hoki, Rezeki, Energi Positif, Kemakmuran, dan Peluang Baru untuk Penghuni Rumah
Rabu 19-08-2026,14:22 WIB
Sempat Ricuh di Tengah Pentas Sandiwara, Oknum Satpol PP Cirebon Akhirnya Berdamai
Kamis 20-08-2026,05:21 WIB
Direkomendasikan Pakar Otomotif, Daftar 5 Mobil Bekas di Bawah 50 Juta Masih Layak Beli Agustus 2026
Terkini
Kamis 20-08-2026,12:07 WIB
BREAKING NEWS: Pohon Tumbang di Jl KS Tubun Cirebon, Ada 2 Orang Korban
Kamis 20-08-2026,12:07 WIB
Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Ada Peluang untuk Cinta yang Baru, dan Juga Karier yang Makin Cerah!
Kamis 20-08-2026,12:00 WIB
Proyek APJ Kota Cirebon Tetap Berjalan Meski Ditolak, Pemkot Sebut Sesuai Tahapan
Kamis 20-08-2026,11:30 WIB
Wali Kota Cirebon Diminta Batalkan Proyek APJ, DPRD Ungkap Sejumlah Risiko Serius
Kamis 20-08-2026,11:09 WIB