CIREBON – Kebijakan pengelolaan SMAN menjadi kewenangan provinsi, berimbas pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Dalam tahun pertamanya, lonjakan online menyebabkan server tumbang. Karena itu, panitia PPDB Provinsi Jawa Barat menerapkan ”rekayasa lalu lintas” server dengan sistem buka tutup untuk setiap sekolah. Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah V Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dra Hj Dewi Nurhulaela MPd mengakui, sistem pendaftaran dan input data untuk calon peserta didik tingkat SMAN sering macet. Penyebabnya, pendaftar yang jumlahnya melonjak dan melebihi batas kemampuan server. “Pendaftar overload. Server sedikit terganggu,” terang Dewi, kepada Radar, Jumat (7/7). Untuk menanggulangi masalah ini, kata Dewi, operator sekolah maupun dari pihak provinsi bekerja 24 jam untuk menstabilkan server. Langkah lainnya, ujar perempuan yang pernah menjabat Kabid Dikmen Disdik Kabupaten Cirebon itu, dengan memberlakukan sistem buka tutup. Karena itu, dalam waktu bersamaan bisa jadi antara satu sekolah dengan lainnya berbeda. Misalkan, SMAN 1 connect, pada waktu yang sama bisa jadi SMAN 4 yang disconnect. Operator Server BP3 Wilayah V Disdik Jawa Barat, Sigit Rusmayana SKom menambahkan, pemgaturan lalu linta server terpaksa dilakukan. Bila tidak, gangguan seperti yang terjadi saat penerimaan jalur nonakademik bakal terulang. “Itu karena arus masuknya banyak. Kalau masuk masa akhir pendaftaran seperti sekarang kan tambah banyak bebannya,” tuturnya. Ia memprediksi, Sabtu (8/7) pukul 14.00 server besar kemungkinan bakal down. Penyebabnya Sabtu ini merupakan akhir pendaftaran PPDB tingkat SMAN. Apalagi, orang tua kadang memiliki strategi mendaftarkan anaknya di akhir waktu untuk membaca passing grade di tiap sekolah. “Sistem buka tutup diberlakukan sejak hari pertama pendaftaran siswa baru, karena server yang digunakan berlaku untuk seluruh Jawa Barat,” tambahnya. Sigit menyarankan agar orang tua aktif di malam hari untuk memeriksa passing gade di tiap sekolah. Sehingga bila mengetahui anaknya tidak diterima bisa langsung pindah ke sekolah lain. Di tempat terpisah, Kepala SMAN 2 Kota Cirebon, Drs Totong Muslihat MM mengungkapkan, server di SMAN 2 sempat mengalami kendala di hari pertama PPDB. Waktu itu pendaftar baru 70 orang. Beruntung, pada hari kedua mulai lancar dan pendaftar mencapai 180 orang yang dilayani secara online. “Saya sempat waswas,” ucapnya. Sekarang, kata Totong, kursi di SMAN 2 sudah penuh. Untuk 12 kelas terisi 384 orang dengan setiap rombel maksimal 32 siswa. Dari jumlah itu, 230 kursi atau 60 persen diperuntukan bagi jalur akademis. Sedangkan 40 persen lainnya untuk jalur nonakademis yang sudah selesai pendaftarannya. SMAN 2 akan mencampur seluruh siswa dari dua jalur itu. Karena prinsip pemerataan pendidikan dilakukan dengan menghapuskan kelas unggulan. Tetapi, SMAN 2 tetap memberlakukan sistem SKS yang memungkinkan siswa lulus lebih cepat. Dengan kebijakan baru dunia pendidikan, ia melihat tidak ada kendala penerapan sistem ini. (ysf)
Sering Ngadat, Ada Rekayasa Lalu Lintas Server
Sabtu 08-07-2017,10:35 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 27-05-2026,14:00 WIB
7 Café Hidden Gem di Cirebon yang Estetik dan Adem, Cocok untuk Nongkrong hingga WFC
Rabu 27-05-2026,10:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Periode 2025-2026, Ini Daftar Favorit dan Harga Terbarunya
Rabu 27-05-2026,16:00 WIB
Toyota Yaris Bekas Terbaik Keluaran Tahun Berapa? Ini Pilihan Paling Worth It di 2026
Rabu 27-05-2026,13:00 WIB
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp2 Jutaan untuk Modal UMKM
Rabu 27-05-2026,12:00 WIB
33 Kasus Narkoba dan Obat Keras di Cirebon Terungkap, 34 Tersangka Ditangkap Polisi
Terkini
Kamis 28-05-2026,06:03 WIB
Hajar Rayo Vallecano 1-0, Crystal Palace Raih Trofi Eropa Pertama dalam Sejarah
Kamis 28-05-2026,05:13 WIB
Iduladha 1447 H, BAZNAS Jabar Distribusikan Puluhan Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
Kamis 28-05-2026,02:00 WIB
Timnas Spanyol Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Generasi Emas La Roja Siap Menggila
Rabu 27-05-2026,22:03 WIB
Pesan Iduladha 1447 H dari Teh Rinna: Saatnya Perkuat Kepedulian Sosial di Kota Cirebon
Rabu 27-05-2026,22:02 WIB