Polisi Telah Panggil Pengusaha Galian Azimut SUMBER - Jajaran Polres Cirebon serius menangani kasus galian bukit Azimut yang ada di Desa Waledasem, Kecamatan Waled. Kasusnya pun berlanjut dari full data ke proses selanjutnya yakni penyelidikan. Wakapolres Cirebon Kompol Subiantoro SIK menegaskan, dari proses full data pihaknya menemukan adanya indikasi tindak pidana.”Kita sudah perintahkan kepada anggota Reskrim untuk menindaklanjuti kasus galian bukti Azimut,” tegasnya kepada Radar, Selasa (13/7). Menurutnya, proses kasus galian bukti Azimut ini telah ditangai oleh tim penyidik Polres Cirebon. Dan tim masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui masalah galian tersebut. Ketika ditanya apakah pihak penyidik Polres Cirebon telah memanggil sejumlah pengusaha galian bukit Azimut yang diduga telah melakukan perusakan, wakapolres tak membantahnya. “Memang ada beberapa pengusaha yang sudah kita mintai keterangan, tapi saya tidak hafal siapa pengusaha galian yang dimintai keterangan oleh anggota penyidik, termasuk jumlahnya,” paparnya. Dia mengaku, saat ini sedang mengembangkan penyidikan terhadap kasus tersebut dengan meminta keterangan sejumlah ahli. Karena menyangkut lingkungan, maka pihaknya akan minta keterangan sejumlah ahli lingkungan untuk mengungkap kasus ini. Seperti diketahui, komisi III saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke bekas galian tersebut pada awal bulan Juni lalu merasa geram karena kondisi bukit sudah rusak parah. Bahkan, pada saat itu Ketua Komisi III Drs Akhmad Dharsono mendesak kepada aparat hukum untuk menangkap pengusaha terlebih dahulu, setelah itu baru proses reklamasi sambil berjalan. Sementara, berdasarkan data BLHD pengusaha yang melakukan penambangan di bukit Azimut ada 4 yakni CV Family Jaya milik Frans Simanjuntak (Ucok), PT Elema milik Rudi, PT Papua dan PT Anugerah. (ugi)
Proses Berlanjut ke Penyelidikan
Rabu 14-07-2010,09:22 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,02:01 WIB
Ratusan Tukang Becak dan Sopir Angkot Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 Juta Jelang Mudik Lebaran
Minggu 15-03-2026,05:01 WIB
Catat! Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan 18 Maret
Minggu 15-03-2026,04:04 WIB
Pembatasan Truk Saat Mudik Lebaran 2026 Berlaku, Pelanggar Terancam Tilang
Minggu 15-03-2026,06:01 WIB
Dialog Warga Desa Belawa: Pamsimas, Mobil Siaga, hingga Transparansi Titisara Jadi Sorotan
Minggu 15-03-2026,03:30 WIB
Tiket Kereta Lebaran dari Daop 3 Cirebon Laris Manis, 52 Ribu Kursi Sudah Terjual
Terkini
Minggu 15-03-2026,22:15 WIB
Bangkit di Bulan Ramadan, Lentera Cirebon Raya Kembali Hadir dengan Beragam Program Sosial
Minggu 15-03-2026,21:00 WIB
Surga Tersembunyi, Ini Dia 8 Tempat Wisata Libur Lebaran di Majalengka Sejuk dan Instagramable
Minggu 15-03-2026,20:00 WIB
4 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026, Cek Kondisi Jalan Langsung dari HP
Minggu 15-03-2026,19:31 WIB
Bus Terbakar di Cipali KM 95 Arah Jakarta, Muncul Asap di Bagian Ini
Minggu 15-03-2026,19:00 WIB