Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pembunuh Guru di Ciamis

Jumat 25-08-2017,20:01 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi

CIAMIS–Polisi terus mengembangkan kasus pembunuhan dan perampokan terhadap Uun Ruhimat (60) di Pamarican, Ciamis. Sampai Jumat (25/8), penegak hukum melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi. Termasuk akan memeriksa warga di sekitar rumah korban. Kapolsek Pamarican AKP Subagja SH menjelaskan hasil perkembangkan sementara, berdasarkan pengakuan istri korban, para perampok menggunakan bahasa Indonesia. Mereka bertubuh jangkung. “Saksi kunci kita jalani pemeriksaan, namun memang kondisinya masih trauma,“ ujar Subagja. Baca:

Sadis!Guru SMP Dirampok Lalu Dibunuh Ninja

Istri Diikat, Korban Tewas Dibacok, Perampok Bawa Kabur Uang

  Bagaimana dengan keterangan saksi anak-anak yang menyaksikan saat perampokan terjadi? Menurut Subagja, ketiga anak yang selamat tidak mengetahui detil perampokan dan pembunuhan, karena bersembuyi saat kejadian. “Meski begitu tetap kita akan memeriksa saksi lain. Bisa dari warga untuk mencari titik terang dalam pengungkapan kasus ini,” terang Subagja. Paur Humas Polres Ciamis Iptu Hj Iis Yeni Idaningsih menjelaskan kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Ciamis, ada dua. Dua orang meninggal dunia. Pertama, kasus pencurian dengan pembunuhan di Kawali. Korbannya Hj Iis Kartinah (67). Lalu, korban kedua, Uun Ruhimat (60) di Kecamatan Pamarican. Kasus di Kawali, tersangkanya sudah ditangkap. Adapun kasus di Pamarican, sampai kemarin belum.   Polres Ciamis, kata Iis, mengimbau seluruh masyarakat berperan aktif membantu kepolisian bila mempunyai informasi terkait kasus pembunuha dan perampokan di Pamarican segera melaporkan kepolisian. “Agar bisa kita kembangkan,” imbaunya. Tak lupa, perwira pertama itu juga mengajak masyarakat ikut menjaga keamana wilayah. “Kami tekankan juga kepada masyarakat untuk terus mengaktifkan ronda malam agar lingkungan juga aman, karena jujur personel kepolisian juga terbatas,” ajak Hj Iis. (isr)
Tags :
Kategori :

Terkait