INDRAMAYU– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu kembali menggelar sosialisasi pemilihan kuwu serentak. Kali ini kegiatan dilakukan di Aula Kecamatan Karangampel, Jumat (15/9) lalu. Peserta sosialisasi terdiri dari unsur muspika, para kuwu, BPD, serta panitia pilkuwu dari desa-desa yang ada di Kecamatan Karangampel, Juntinyuat, Krangkeng, dan Kedokanbunder. Kepala DPMD Kabupaten Indramayu, DR Dudung Indra Ariska menjelaskan, sosialisasi terus dilakukan agar pelaksanaan pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Indramayu berjalan sukses. Dikatakan, masih banyak yang belum memahami peraturan pilwu, sehingga harus dijelaskan. “Kami tidak ingin kelak terjadi persoalan pada saat pelaksanaan pemilihan kuwu. Untuk itulah kami jelaskan sejumlah pasal yang krusial, agar tidak terjadi salah penafsiran,” tandas Dudung. Dudung juga kembali menjelaskan pendaftaran calon kuwu gratis, karena biaya pelaksanaan pilkuwu telah dianggarkan oleh APBD Kabupaten Indramayu. Meski demikian, Dudung juga meminta panitia pilkuwu untuk berhemat atau menggunakan anggaran secara rasional. Dikatakan, besarnya anggaran pilwu yang diterima desa sudah melalui perhitungan yang rasional. “Anggaran kali ini mungkin dianggap minimalis, tapi sebenarnya sudah diperhitungkan secara matang dan rasional. Jadi tolong pangkas anggaran yang tidak begitu penting, seperti seragam panitia dan sepatu maupun anggaran lainnya,” ujar Dudung. Meski demikian, Dudung menjelaskan apabila anggaran pilwu dianggap kurang maka bisa mengambil dari APBD Desa. Namun syaratnya jangan sampai ada dobel anggaran, dan hal tersebut harus dibuat Peraturan Desa (Perdes) tentang anggaran pilwu yang diputuskan melalui musyawarah desa (musdes). Salah seorang peserta sosialisasi yang juga anggota BPD Desa Sendang Kecamatan Karangampel, Abdul Nasir mengatakan, adanya aturan baru dalam pilwu serentak memang harus disikapi dengan bijak. Termasuk soal anggaran yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Indramayu. Menurutnya, anggaran yang ada cukup rasional, tinggal bagaimana panitia mampu menyusun secara rasional.(oet)
Panitia Pilwu Harus Berhemat Anggaran
Senin 18-09-2017,12:35 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,08:48 WIB
2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
Sabtu 21-03-2026,21:00 WIB
Resmi! Ini Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026
Sabtu 21-03-2026,20:01 WIB
Kapolres Cirebon Kota Pastikan Arus Mudik Aman, Mulai Fokus Pengamanan Arus Balik
Sabtu 21-03-2026,22:01 WIB
Arus Mudik Lokal Diprediksi Membludak H+1 Lebaran, Polisi Siapkan Strategi
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Terkini
Minggu 22-03-2026,19:34 WIB
Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang
Minggu 22-03-2026,19:23 WIB
Prabowo Soal Perjanjian Tarif AS: Investasi Asing Boleh Masuk, Hilirisasi Wajib
Minggu 22-03-2026,19:14 WIB
Jalur Mandirancan Macet Usai Lebaran, Wisata ke Kuningan Picu Kepadatan
Minggu 22-03-2026,18:00 WIB
Kemnaker Hapus Batas Tahun Kelulusan, Pelatihan Vokasi 2026 Kini Terbuka untuk Semua Lulusan
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB