INDRAMAYU - Warga dan pengendara mempertanyakan pengurugan bahu jalan pada perbaikan jalan pantura Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Pasalnya, bahu jalan yang berada di sebelah utara jalan diurug menggunakan tanah bekas galian. Saat ini samping bahu jalan tengah dibuat saluran pembuangan. Nah, limbah tanah bekas galian tersebut yang seharusnya dibuang, malah untuk mengurug bahu jalan. \"Kok malah buat ngurug bahu jalan. Seharusnya limbah galian itu dibuang. Tapi malah ditaruh kembali dan buat ngurug. Kalau untuk bahu jalan ya harus menggunakan material baru. Parahnya lagi, itu tanah yang buat ngurug,\" ujar Udin, warga setempat, kepada Radar. Senada disampaikan Madarif, pengendara motor. Dirinya mengaku heran setelah mengetahui material pada bahu jalan menggunakan tanah. Apalagi tanah tersebut adalah limbah dari galian pembuatan saluran yang ada disamping bahu jalan. Menurutnya, ada yang tidak beres dalam pekerjaan perbaikan jalan beton jalur pantura Desa Sukahaji itu. \"Kalau saya lihat dan perhatikan, sepertinya ada indikasi limbah tanah dari galian itu digunakan untuk mengurug bahu jalan. Kalau itu benar, ya salah besar dan jelas jelas menyimpang dari spesifikasi proyek. Aturannya kalau bahu jalan itu diurug menggunakan materil beskos yang baru. Apalagi itu proyek nasional yang kualitasnya benar benar diperhatikan,\"ujarnya. Madarif juga mempertanyakan pihak konsultan maupun petugas pengawas dari Bina Marga Kementerian PUPR yang terkesan membiarkan adanya indikasi penyimpangan pada perbaikan jalan pantura tersebut. \"Saya perhatikan pekerjaan penggalian itu tidak diawasi. Karena tidak melihat adanya petugas pengawas dari Bina Marga. Jadi wajar kalau kita mempertanyakan proyek perbaikan jalan tersebut,\"ungkapnya. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perbaikan Jalan Nasional wilayah kerja Pamanukan- Palimanan Hendriastomo F, saat dikonfirmasi melalui Whats App, mengatakan, pihaknya akan menanyakan hal tersebut pada kontraktor. \"Terimakasih atas masukannya,saya ingatkan penyedia jasa,\"jawab Hendriastomo, singkat.(kom)
Urug Jalan Pantura dengan Tanah Galian
Jumat 27-10-2017,15:31 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,08:48 WIB
2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Minggu 22-03-2026,12:30 WIB
Wisata Cirebon Keraton Kasepuhan Ramai Saat Lebaran, Ini Daya Tariknya
Minggu 22-03-2026,08:18 WIB
HP Dicuri Pagi di Sutawinangun, Malamnya Kapolsek Kedawung Serahkan Kepada Korban
Minggu 22-03-2026,09:30 WIB
Final Carabao Cup 2026: Arsenal vs Manchester City, Duel Panas Arteta dan Guardiola
Terkini
Senin 23-03-2026,07:31 WIB
Khasiat Air Bawang Putih Campur Madu, Ramuan Alami untuk Daya Tahan Tubuh
Senin 23-03-2026,07:22 WIB
Waspada! Ini 5 Penyakit yang Sering Muncul Setelah Lebaran, Jangan Dianggap Sepele
Senin 23-03-2026,06:00 WIB
Khasiat Kulit Bawang yang Jarang Diketahui, Ternyata Baik untuk Jantung dan Pencernaan
Senin 23-03-2026,05:37 WIB
Ivar Jenner Dipastikan Gabung Timnas Indonesia, Dewa United Bantah Cedera Parah
Senin 23-03-2026,05:26 WIB