MAJALENGKA – Tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 memasuki proses rapat paripurna pembacaan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi. Sejumlah pertanyaan dan masukan dari fraksi-fraksi di DPRD dijawab bupati dalam pidato yang dibacakan wakil bupati DR H Karna Sobahi MMPd, Selasa (7/11) siang. Hal yang ditanyakan sejumlah fraksi diantaranya pemberantasan kemiskinan. Menurut wabup, prioritas penanggulangan kemiskinan pada desil I adalah 21.500 rumah tangga sasaran (RTS), sehingga menyelesaikan persoalan kemiskinan bisa diimplementasikan dengan peningkatan produktivitas kepala rumah tangga. Ada juga program penyelenggaraan jaminan sosial serta pemenuhan utilitas kepala rumah tangga yang terangkum dalam kegiatan pemberdayaan perempuan, keluarga miskin, ekonomi keluarga, dan peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat sejahtera. Selain itu peningkatan kesejahteraan sosial fakir miskin, peningkatan kesejahteraan wanita rawan sosial ekonomi, lanjut usia telantar, pembinaan dan penanganan sosial korban bencana, pemulihan sosial ekonomi korban bencana, pendampingan PKH, peningkatan kessejahteraan sosial keluarga rentan serta program perbaikan rutilahu. “Terkait penganggaran dana cicilan tunggakan premi kepada BPJS kesehatan, pemenuhan kewajiban tersebut kami sependapat merupakan suatu keharusan. Adapun besarannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya. Terkait kebijakan belanja pegawai pada pos belanja langsung, terutama pemberian tunjangan daerah bagi para PNS di lingkungan Pemkab Majalengka sejalan dengan arahan KPK yang menyarankan alokasi anggaran belanja honor ditransformasikan dalam bentuk tunjangan kinerja bagi pegawai dengan mempertimbangkan formulasi beban kerja secara logis. Sedangkan terkait alokasi anggaran bagi desa dalam hal bagi hasil atas penggunaan dan pemanfaatan aset dan kekayaan desa yang ditarik retribusi dan pajak oleh pemkab, diformulasikan secara proporsional dengan memperhatikan desa penghasil dan pemerataan bagi desa lain yang bukan penghasil. Ada juga pertanyaan dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi yang belum terjawab oleh bupati. Meski demikian, pembahasan RAPBD 2018 tetap dilanjutkan ke proses bedah anggaran antara komisi-komisi di DPRD dengan para OPD sesuai urusan mitra kerjanya. (azs)
Pemkab Majalengka Sepakat Cicil Tunggakan BPJS
Rabu 08-11-2017,14:31 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 26-03-2026,10:48 WIB
Jalan Tol di Kabupaten Kuningan Kapan Dibangun? Mandirancan Tembus Darma, Ini Bocoran Rutenya
Kamis 26-03-2026,09:31 WIB
Kesaksian Korban Elf Terguling di Cingambul Majalengka: Sopir Diduga Kelelahan dan Belum Tidur
Kamis 26-03-2026,07:01 WIB
Usai Libur Lebaran, Bupati Imron Tekankan ASN Berikan Pelayanan Publik yang Prima
Kamis 26-03-2026,08:01 WIB
Hindari Macet Arus Balik Tahap 2! Diskon Tol 30 Persen Berlaku Mulai Hari Ini hingga Jumat
Kamis 26-03-2026,04:00 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 Belum Usai, Puncak Kedua Diprediksi Akhir Pekan Ini
Terkini
Kamis 26-03-2026,23:40 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Kanci–Pejagan Padat, Pengendara Diminta Tertib dan Hindari Bahu Jalan
Kamis 26-03-2026,22:05 WIB
Nekat Mau Masuk ke Tol Pejagan, Sopir Truk Sumbu 3 Langsung Ditegur Kakorlantas
Kamis 26-03-2026,21:09 WIB
Rekayasa Lalu Lintas Efektif Urai Kemacetan, Tol Cipali Malam Ini Lebih Lengang
Kamis 26-03-2026,20:39 WIB
Tiket Murah, Spot Mewah! Lumiland Goa Sunyaragi Jadi Magnet Wisata Malam
Kamis 26-03-2026,20:01 WIB