INDRAMAYU–Penyelenggaraan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2017 di Kabupaten Indramayu tinggal menghitung hari. Mendekati puncak hari H pencoblosan, Panitia Pilwu Serentak di Kecamatan Anjatan diimbau aktif berkoordinasi terutama dengan jajaran Pemerintah Desa, Muspika serta pihak keamanan. Ini guna menghindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan gugatan dari para calon kuwu maupun kericuhan di tengah masyarakat terhadap hasil Pilwu. ”Jika ada masalah atau keraguan dalam mengambil keputusan, agar dikoordinasikan terlebih dahulu. Jangan sampai salah ambil langkah. Panitia harus aktif berkoordinasi,” kata Plt Camat Anjatan Ade Sumantri SE membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panpilwu Serentak 2017 di Kecamatan Anjatan, Kamis (7/12). Melalui kegiatan Bimtek, lanjut dia, supaya semua Panpilwu lebih tahu, paham dan dapat mengikuti aturan main penyelenggaran pemungutan dan penghitungan suara nanti. Sebab pelaksanaan Pilwu Serentak tahun ini memiliki banyak perbedaan dari tahun sebelumnya. “Di sinilah perlunya bimtek supaya kita taat aturan, mampu bekerja sama dengan baik serta memahami tugas dan tanggungjawab masing-masing. Sehingga pelaksanaan Pilwu dapat berjalan dengan sukses dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terang dia. Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin SIK MH MAP melalui Kapolsek Anjatan AKP Noneng Sukarna SH mengungkapkan, dari hasil evaluasi jajaranya terdapat dua desa yakni Desa Salamdarma dan Kedungwungu yang dinilai rawan kisruh dibanding dua desa lainnya yaitu Desa Wanguk serta Cilandak yang juga melaksanakan Pilwu. Hal itu terbukti dari kondisi selama tahapan Pilwu mulai dari pengundian nomor urut calon sampai musim kampanye berlangsung. Selama masa itu pula, pihak kepolisian bersama TNI terus berupaya meminimalkan konflik sosial maupun politik. \"Khusus di dua desa ini, kemungkinan kami siagakan pasukan Dalmas pada puncak hari H Pilwu. Tapi pengamanan Pilwu di dua desa lainnya tetap dimaksimalkan untuk mencegah terjadinya gesekan,” ujar Kapolsek Noneng Sukarna. Menurut dia, konflik seringkali terjadi akibat segala keterbatasan dan pemahaman masyarakat yang akhirnya menyelesaikan masalah dengan perselisihan. Padahal perbedaan pilihan saat Pilwu sebenarnya bisa diantisipasi secara dini. Tentunya lewat kehadiran Panpilwu yang bisa bersikap netral, profesional dan mampu menjelaskan aturan-aturan yang berlaku. (kho)
Rawan Konflik, Panpilwu Diminta Aktif Berkoordinasi
Jumat 08-12-2017,15:35 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,21:27 WIB
Geger! Pria Ditemukan Tewas di Dasar Balong Kesenden Cirebon, Begini Kronologinya
Minggu 22-03-2026,19:34 WIB
Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang
Minggu 22-03-2026,21:00 WIB
Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Gaming agar Tidak Overbudget
Minggu 22-03-2026,23:00 WIB
Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 2026 Capai 30 Persen, Catat Jadwal dan Rutenya
Senin 23-03-2026,04:20 WIB
Veda Ega Cetak Sejarah! Raih Podium Moto3 Brasil 2026, Indonesia Bangga
Terkini
Senin 23-03-2026,16:43 WIB
Update Arus Balik di Cirebon Hari Ini: Volume Kendaraan Naik, Lalu Lintas Masih Terkendali
Senin 23-03-2026,16:34 WIB
Pemudik Sakit di Tol Palikanci Dievakuasi Polisi, Begini Kronologinya
Senin 23-03-2026,15:39 WIB
Mereka yang Tetap Bertugas di Hari Raya, Melayani Sepenuh Hati untuk Pelanggan KAI
Senin 23-03-2026,15:06 WIB