PERUBAHAN tarif layanan haji dan umrah, apapun bentuknya harus diantisipasi dan disosialisasikan pemerintah pada masyarakat tepat waktu. “Tidak boleh telat sosialisasi, tidak boleh telat eksekusi,” kata Pengamat Haji dan Umrah, Dadi Darmaji. Pasalnya, ada beberapa hal yang masih belum klir dari penerapan Value Added Tax (VAT) dari Arab Saudi tersebut. Dadi menyebut ada berbagai model penerapan VAT. Beberapa di antaranya memungkinkan adanya reimburse (klaim kembali). Setiap orang asing yang berbelanja akan dikenakan pajak. Namun, sesaat sebelum meninggalkan negara tersebut, bisa mengambil uangnya kembali. “Ini berlaku di Afrika Selatan dan di beberapa negara Eropa,” katanya, kemarin. Selain itu, pemerintah juga harus segera memastikan jenis barang dan jasa apa saja yang akan dikenai pajak. Beberapa negara kadang menerapkan nilai pajak yang berbeda pada tiap item barang. “Atau mungkin yang dikenai pajak itu pembelian barang-barang luks, ini segera dipastikan,” katanya. Apalagi, sejak dua tahun lalu, ada wacana untuk menaikkan tarif visa kunjungan ke Arab Saudi secara “progresif”. Artinya, setiap orang yang pernah tercatat melakukan haji dan umrah, maka untuk kunjungan selanjutnya biaya visa akan naik. Demikian juga untuk kunjungan selanjutnya. Bahkan Dadi menyebut bahwa kebijakan “progresif” ini tidak hanya berlaku pada visa haji dan umrah, tapi semua jenis visa. Selain itu, antisipasi yang lebih dini dari pemerintah juga berguna dalam mengontrol respons dari asosiasi-asosiasi umrah di Indonesia. Menurut Dadi penting agar asosiasi tidak menerapkan harga seenaknya dengan alasan adanya pajak. Meski demikian, menurut Dadi, penerapan tarif 5 persen masih dalam kategori yang wajar. Pajak dikatakan tinggi jika sudah berada pada kisaran 7, 8 hingga belasan persen. Namun bagaimana pengaruhnya terhadap biaya umrah dan BPIH Kemenag, harus segera diantisipasi oleh pemerintah. “Tapi intinya tidak perlu kaget dengan perubahan-perubahan ini,” kata Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, itu. (tau)
Pemerintah Harus Tanggap soal Ongkos Haji-Umrah, Segera Sosialisasi
Rabu 03-01-2018,15:05 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,08:48 WIB
2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
Sabtu 21-03-2026,22:01 WIB
Arus Mudik Lokal Diprediksi Membludak H+1 Lebaran, Polisi Siapkan Strategi
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Minggu 22-03-2026,08:28 WIB
Momen Mudik Artis Olivia Jensen di Cirebon, Kunjungi Keraton Kacirebonan dan Keluarga
Minggu 22-03-2026,08:18 WIB
HP Dicuri Pagi di Sutawinangun, Malamnya Kapolsek Kedawung Serahkan Kepada Korban
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:00 WIB
Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Gaming agar Tidak Overbudget
Minggu 22-03-2026,20:00 WIB
Strategi Prabowo: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat, Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Minggu 22-03-2026,19:34 WIB
Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang
Minggu 22-03-2026,19:23 WIB
Prabowo Soal Perjanjian Tarif AS: Investasi Asing Boleh Masuk, Hilirisasi Wajib
Minggu 22-03-2026,19:14 WIB