BAGAIMANA respons pengelola travel haji dan umrah di Cirebon terkait pajak 5 persen pada semua transaksi yang diterapkan Arab Saudi? Owner Salam Tour, Dede Muharam menyebutkan, kebijakan tersebut berpengaruh pada biaya umrah dan haji. Sebab, untuk beberapa hal seperti pembuatan visa, hotel, dan transportasi terkena tambahan pajak 5 persen tersebut. Namun, bila pihak biro perjalanan tidak menaikkan harga, margin jasa haji dan umrah yang berkurang. Kebijakan langsung menaikkan harga atau mengurangi margin untuk sementara waktu bergantung pada masing-masing biro perjalanan. “Dari Salam Tour legawa, jadi sementara marginnya berkurang mungkin sampai beberapa bulan ke depan. Sementara ini sesuai dengan yang sudah dipromokan dalam bulan-bulan sebelumnya, Januari-Februari kami tidak bisa menaikkan biaya,” jelas Dede, saat dihubungi Radar, kemarin. Pilihan untuk mengurangi margin juga melihat kondisi ekonomi yang relatif stagnan. Bila langsung menaikkan harga dikhawatirkan berpengaruh kepada jamaah yang akan berangkat. Ke depan, kalaupun ada penyesuaian biaya dengan adanya kebijakan PPN tersebut, Dede menyebutkan angka kenaikan harganya berkisar 5 persen. Saat ini, umrah reguler Salam Tour dimulai dari harga 1.800 USD. ”Kalau ada kenaikan harga sesuai dengan pajaknnya, kemungkinan sekitar 5 persen,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan Direktur Operasional Kiswah Haji Umrah, Anwar Sarip. Saat ini Kiswah masih menggunakan harga sebelumnya, untuk umrah reguler sekitar Rp21 juta dan plus Turki Rp23,5 juta. ”Alhamdulillah untuk saat ini masih peraturan yang lama, pokoknya kalau ada peraturan apapun dapat akan diinfokan, untuk saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Paling yang sudah berjalan peraturan biaya tambahan visa 2.000 Riyal bagi jamaah belum lama berangkat umrah kemudian berangkat lagi,” paparnya. Dihubungi terpisah, Kepala Cabang Tabungan Umrah, Dian Angelia mengaku sejauh ini belum merasakan dampak dari penetapan pajak umrah. Menurut dia, pelaku usaha dan masyarakat justru lebih terdampak oleh penerapan Visa Progresif. \"Itu mulai Oktober 2017. Jamaah yang belum tiga tahun sudah balik lagi untuk umrah, kena kira-kira Rp7,6 jutaan,\" ujar Dian. Penerapan visa progresif ini langsung berdampak pada konsumen. Ilustrasinya, misal sepasang suami istri berangkat umrah kembali sebelum tiga tahun, setidaknya mereka harus membayar Rp15 juta untuk visanya saja. Itu belum terbasuk biaya perjalanan dan lain sebagaiya. Meski ada penetapan aturan baru dari Pemerintah Arab Saudi, Dian tak khawatir dengan minat umrah masyarakat Indonesia. Untuk tahun ini PT Tabungan Umrah sudah menargetkan sekitar 3 ribu jamaah diberangkatkan. Untuk Kota Cirebon sendiri targetnya 50 jamaah setiap bulannya. Target keseluruhan untuk empat cabang, 3 ribu jamaah. Itu mencakup Cirebon, Surabaya, Bekasi dan Semarang. Untuk tahun ini, PT Tabung Haji Umrah juga belum berencana melakukan penyesuaian harga. Ongkos yang ditetapkan saat ini di kisaran Rp25-30 juta tergantung paket yang dipakai. Kenaikan atau penurunan juga bergantung pada kurs dollar. (swn/yud)
Ada Perubahan Ongkos Haji-Umrah, Begini Respons Pengusaha Cirebon
Rabu 03-01-2018,18:38 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,22:59 WIB
Prabowo Tegas! Dapur MBG Tak Sesuai Standar Langsung Disetop
Kamis 19-03-2026,23:54 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Anggaran, Demi Cegah Korupsi
Kamis 19-03-2026,23:45 WIB
Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen
Jumat 20-03-2026,03:02 WIB
Pemilik Como 1907 Michael Bambang Hartono Meninggal, Klub Siap Beri Penghormatan
Jumat 20-03-2026,03:38 WIB
Kabar Baik! Stadion GBK Siap Gelar FIFA Series 2026, Ini Jadwal Timnas Indonesia
Terkini
Jumat 20-03-2026,22:00 WIB
Jalur Pantura Susukan Sepi di H-1 Lebaran, Pedagang Pilih Kukud Lebih Awal
Jumat 20-03-2026,21:23 WIB
Update Tol Cipali Malam Ini: Arus Normal, Ribuan Kendaraan Masih Melintas
Jumat 20-03-2026,21:01 WIB
Borussia Monchengladbach Lepas Kevin Diks, Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Jumat 20-03-2026,20:01 WIB
Rencana Kirim 8.000 TNI ke Gaza Ditunda, Prabowo Beberkan Alasannya
Jumat 20-03-2026,19:00 WIB