KUNINGAN - Kabupaten Kuningan sejak dulu dikenal sebagai daerah religius. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir mengalami perubahan signifikan. Suasana religius semakin terkikis oleh perubahan zaman. Itu sebabnya, sekarang sulit menemukan anak-anak muda yang pergi mengaji di sore dan malam hari. Sindiran itu disampaikan cabup nomor 1 dr H Toto Taufikurohman Kosim usai acara dialog interaktif terkait visi misi keagamaan para paslon bersama MUI di Gedung DPD KNPI Kuningan, kemarin (15/3). “Surau dan masjid sepi. Agak ramai ketika memasuki waktu magrib. Itu pun orang-orang tua. Zaman dulu di musala atau masjid selalu ramai anak-anak mengaji, sekarang sudah jarang,” kata dr Toto mengenang masa lalu. Toto tak bisa menyalahkan perkembangan zaman, tetapi manusia yang harus menyesuaikan diri dengan zaman. Menurutnya, diperlukan pemimpin yang punya visi untuk bisa berjalan beriringan dengan perputaran roda zaman.
Sentosa Anggap Kuningan Kekurangan Guru Agama
Minggu 18-03-2018,04:35 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,09:30 WIB
Gaji 13 ASN Pemkab Cirebon Segera Cair Juni 2026, Anggaran Tembus Rp86 Miliar
Jumat 05-06-2026,17:08 WIB
Ramalan Shio Juni 2026: Rezeki Mengalir Deras, Naga hingga Kuda Diprediksi Panen Cuan dan Peluang Emas
Jumat 05-06-2026,10:00 WIB
SPMB 2026 SMAN 4 Kota Cirebon: Daya Tampung Kembali Normal, Persaingan Masuk Makin Ketat
Jumat 05-06-2026,21:00 WIB
Hasil Sementara Indonesia vs Oman: Gol Hubner dan Ole Romeny Antar Garuda Memimpin
Jumat 05-06-2026,22:07 WIB
Indonesia vs Oman 3-0: Garuda Perkasa Jelang Hadapi Mozambik
Terkini
Sabtu 06-06-2026,09:05 WIB
Harga Motor Listrik Honda Terbaru 2026: Daftar Model, Spesifikasi, dan Keunggulannya
Sabtu 06-06-2026,08:02 WIB
Pemkab Kuningan Pastikan Gaji ke-13 dan TPP ke-13 Cair Bulan Ini, Simak Jadwalnya
Sabtu 06-06-2026,07:03 WIB
Jaga Identitas Daerah, Pemkab Cirebon Percepat Pengakuan Cagar Budaya
Sabtu 06-06-2026,06:06 WIB
Kurban 2026 Meningkat, Kemenag Catat 2,03 Juta Hewan Kurban dengan Nilai Ekonomi Rp18 Triliun
Sabtu 06-06-2026,05:00 WIB