Krisis politik yang mengiringi krisis ekonomi tahun 1998 yang berujung pada pengunduran diri Presiden Soeharto sebenarnya tidak sesederhana pemahaman kebanyakan orang selama ini. Kebanyakan menteorikan pengunduran diri Presiden Soeharto sebagai tuntutan perubahan rezim akibat perilaku korup dan otoriter orde baru di bawah Kepemimpinan Presiden Soeharto. Tidak banyak memahami bahwa krisis politik itu sebenarnya merupakan skenario besar untuk memenggal agenda tinggal landas dan penumbangan Presiden Soeharto merupakan rute paling pendek menguasai aset-aset strategis Indonesia. Ketika berada dalam kekacauan politik itu, Presiden Soeharto menempatkan diri sebagai negarawan dimana ia tidak ingin mengulangi kesalahan rezim Cina melalui peristiwa Tianamen dengan banyak korban jiwa. Demikian radarcirebon.com mengutip dari laman resmi HM Soeharto. Dalam artikel Presiden Soeharto dan Misteri Kemelut 1998 diungkapkan secara umum, krisis politik tahun 1998 merupakan pertemuan lima kelompok kepentingan besar yang sama-sama mengusung agenda pengendalian masa depan Indonesia paska kepemimpinan Presiden Soeharto. Pertama, kelompok-kelompok kepentingan internasional dengan agenda pengendalian potensi-potensi strategis dan sumberdaya ekonomi Indonesia.Kedua, para simpatisan PKI yang sedang memperoleh momentum memperbaiki nama baik dalam percaturan perpolitikan bangsa.
Presiden Soeharto dan Misteri Kemelut 1998
Senin 21-05-2018,06:48 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 15-05-2026,19:01 WIB
Walikota Cirebon Tolak Arena Tinju di Fly Over, Begini Tanggapan Ketua Pertina
Jumat 15-05-2026,18:33 WIB
Sengketa Belum Inkrah, Keluarga Hj Fifi Sofiah Tolak Eksekusi Aset
Jumat 15-05-2026,18:00 WIB
Midrange Rasa Premium: Ini Spesifikasi Lenovo Idea Tab Pro Gen 2
Jumat 15-05-2026,21:05 WIB
Warga Cirebon Syok, Biawak 80 Cm Bersembunyi di Dalam Kamar Rumah
Jumat 15-05-2026,20:35 WIB
Kisah Srikandi PLN Cirebon: Menembus Hutan hingga Gardu Induk Demi Terangnya Negeri
Terkini
Sabtu 16-05-2026,16:30 WIB
Rayakan Hari Tari Dunia, 500 Penari Ciayumajakuning Gelar Aksi Spektakuler 'Caruban Jejogedan' di GCM
Sabtu 16-05-2026,16:03 WIB
Bupati Kuningan Hadiri Pelantikan PC Muslimat NU, Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Sabtu 16-05-2026,15:29 WIB
Nobar Film Dokumenter Pesta Babi di Majalengka Berjalan Kondusif, Angkat Isu Papua dan Alih Fungsi Lahan
Sabtu 16-05-2026,15:02 WIB
PKB DPRD Kuningan Soroti Revisi Perda Pajak: Jangan Bebani Rakyat Kecil dan UMKM
Sabtu 16-05-2026,14:34 WIB