TEGAL - Pembangunan Jalan Tol Brebes-Semarang berimbas terhadap menurunnya perekonomian di Kota Tegal pada Lebaran tahun ini. Terutama di sektor jasa dan usaha, sehingga banyak usaha terancam sekarat. Sebelum ada Jalan Tol Brebes-Semarang, ribuan pemudik dari arah ibu kota atau sebaliknya harus melintasi Jalur Pantura Kota Tegal. Kini tidak lagi, tepatnya setelah Menteri Perhubungan dan Menteri PUPR mengoperasikan Jalan Tol Brebes-Semarang, meski baru bersifat fungsional pada H-7 Lebaran, kemarin. Kemacetan panjang yang selalu menjadi kekhawatiran bagi para pemudik sudah tidak ada lagi. Sebab pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat bisa meneruskan perjalanan dari Kota Bawang, Brebes menuju Kota Lumpia, Semarang tanpa harus keluar di pintu tol Brebes Exit (Brexit). Namun, hal itu berimbas pada menurunnya pendapatan sejumlah usaha, seperti bisnis perhotelan mulai dari kelas melati hingga bintang, rumah makan, dan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tegal Jungki Junanto membenarkan, sejak Jalan Tol Brebes-Semarang difungsikan, semua penginapan di Kota Tegal sepi. “Tamu walk-in yang datang pada musim mudik Lebaran tahun ini lebih sepi dibandingkan sebelumnya,” katanya. Tahun lalu, imbuh Jungki, saat semua kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya menuju Jawa Tengah harus keluar di pintu tol Brexit banyak pemudik yang singgah di sejumlah hotel di Kota Tegal dan sekitarnya. Selain itu, saat pintu tol Brexit masih menjadi pos pemantauan arus mudik besar, banyak pejabat pemerintahan yang ikut menginap di hotel Kota Tegal. “Tapi sampai sekarang (kemarin, red), tingkat hunian semua hotel di Kota Tegal sepi. Baik hotel kelas melati maupun bintang satu, dua, dan tiga. Hasil koordinasi kami dengan rekan-rekan dari Brebes, Tegal hingga Pemalang juga mengalami hal serupa,” ujarnya. Jungki mengaku, belum lama ini pihaknya telah menggelar pertemuan dengan rekan-rekan pengelola hotel. Semua mengeluhkan hal yang sama. Dimana tamu hotel mengalami penurunan. Hal yang sama juga diungkapkan petugas SPBU Kaligangsa Agung. Dia mengatakan, biasanya sejak H-7, dia bersama dengan rekan-rekannya kewalahan menghadapi pemudik yang antre mengisi BBM. Namun tahun ini lengang sekali. “Keberadaan Jalan Tol Brebes-Semarang sangat mempengaruhi kondisi usaha SPBU. Bahkan, rekan saya yang punya usaha rumah makan di jalan Pantura Sumur Panggang kini tutup karena sepi,” jelasnya. Selain berimbas pada SPBU, sejumlah pedagang musiman di sepanjang Pantura Tegal juga merasakan hal sama. “Biasanya H-7 saya sudah mengantongi uang Rp 5 juta. Tapi saat ini jualan saya sepi. Kalau pun dapat ya seperti ini, kletak kletik (sedikit, red),” kata Ida, pedagang musiman di Jalan Martoloyo. Di satu sisi, imbuh Ida, hadirnya Jalan Tol Brebes- Semarang sukses mengentaskan kemacetan saat menjelang mudik Lebaran. Namun, di sisi lain berimbas pada matinya sektor sejumlah usaha. Karena itu, dia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal bisa mencari solusi untuk mengeliatkan kembali sektor usaha di Kota Tegal. Tak bisa dipungkiri, sepinya perekonomian menjelang Lebaran jelas berdampak jangka panjang. Para pelaku usaha berharap ada inovasi baru dari pemerintah untuk bisa menggerakan kegiatan yang bisa menyuburkan kembali sejumlah sektor usaha. “Karena jika tidak, Kota Tegal bisa menjadi \'kota mati\' yang tak akan dilirik investor. Terlebih, saat ini untuk mengurus perpanjangan izin usaha hiburan malam juga dihentikan. Izin tempat usaha kami habis akhir tahun ini. Namun, belum lama ini saat kami hendak memperpanjang izin, distop oleh Bagian Perizinan Pemkot Tegal,” ungkap Tedy, salah seorang pengelola tempat karaoke. Jika semua usaha tempat hiburan izinnya tidak bisa diperpanjang, dia memastikan Kota Tegal yang hanya memiliki empat kecamatan akan mati. (gus/fat)
Imbas Tol, Dunia Usaha di Kota Tegal Sekarat
Kamis 14-06-2018,07:07 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,12:30 WIB
5 Motor Klasik Era 90-an yang Kembali Diburu, Harga RX-King hingga NSR Tembus Rp100 Juta
Senin 26-10-2026,11:18 WIB
Pembacokan Maut di Gunungjati: Polisi Dalami CCTV dan Buru 6 Terduga Pelaku
Senin 26-10-2026,11:57 WIB
Profil Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907 asal Indonesia yang Bawa Klub Italia ke Panggung Eropa
Senin 26-10-2026,18:00 WIB
iPhone 18 Pro vs iPhone 17 Pro, Ini Perbedaan Fitur Kamera, Performa, dan Baterainya
Senin 26-10-2026,14:00 WIB
Honda Astrea Grand dan Prima Kembali Diburu Kolektor Muda, Ini 5 Alasannya
Terkini
Selasa 27-10-2026,09:32 WIB
Hari Pertama TKA SMA di Cirebon Lancar, Siswa Kelas X dan XI Jalani PJJ
Selasa 27-10-2026,09:31 WIB
Misi Emas Kota Cirebon Dimulai! Ini Lawan Perdana Tim Futsal Putra dan Putri di Porprov 2026
Selasa 27-10-2026,09:14 WIB
Harga Rp2,5 Jutaan, Honor Pad X10 Mini Punya Layar 90Hz, Baterai Jumbo dan Memori hingga 2TB
Selasa 27-10-2026,09:10 WIB
Pendaftaran Pemagangan Nasional Batch 3 Segera Dibuka, Disnaker Kota Cirebon Imbau Peserta Siapkan Diri
Selasa 27-10-2026,08:37 WIB