MAJALENGKA - Pemberangkatan calon jemaah haji (calhaj) dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati untuk tahun ini sepertinya masih terkendala berbagai masalah. Penyebabnya, runway BIJB baru 2.500 meter dan kurang 500 meteran. Kepala Kemenag Kabupaten majalengka Yayat Hidayat mengatakan, untuk kloter pertama kemarin, (17/7), tidak jadi berangkat dari BIJB, karena belum ada MoU dengan maskapai Garuda. Sedangkan untuk kloter selanjutnya lagi menunggu info berikutnya. Sebelumnya, Kemenag Yayat membeberkan, untuk pemberangkatan jemaah haji dari BIJB hanya akan untuk tiga kelompok terbang (kloter) saja. Yakni 1 kloter dari Kabupaten Sumedang yang akan berangkat pada 16 Juli mendatang. Kemudian kloter 70 dari Kabupaten Majalengka yang akan berangkat pada 6 Agustus . Serta kloter 96 yang merupakan kloter gabungan dari Kota Bandung dan Bekasi terakhir berangkat. Diakui Yayat, awalnya memang BIJB akan digunakan untuk penerbangan jemaah haji dari Ciayumajakuning plus Sumedang. Tapi karena terkendala dengan runway yang baru 2.500 meter dan kurang 500 meteran, sehingga nantinya yang dari BIJB akan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta. ”Embarksi tetap masih di Bekasi, sehingga nanti jemaah menuju embarkasi Bekasi, lalu menuju BIJB dan terbang menuju Bandara Soeta, pak Presiden ingin ada penerbangan haji dari BIJB,” ujarnya. Yayat menyebutkan, jumlah calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini sebanyak 1.167 orang ditambah petugas 15 orang dan PPHD 6 orang. \"Keberangkatan jemaah haji Majalengka terbagi atas 3 kloter yaitu kloter 70, kloter 74 dan kloter 77 yang akan berangkat pada 6, 7 dan 9 Agustus 2018 mendatang,\" terangnya. Menurutnya, kegiatan bimbingan manasik guna menyempurnakan pelaksanakan ibadah haji saat berada di tanah suci pada musim haji tahun 1439 Hijriah. Ribuan calon jemaah haji Kabupaten Majalengka, mengikuti bimbingan manasik haji masal bertempat di Islamic Center Majalengka, Kamis (5/7) lalu. Yayat berharap, pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan lancar. Acara yang dibuka langsung Bupati Majalengka Sutrisno merupakan bimbingan manasik tahap pertama yang diikuti 1.167 calon jemaah haji se-Kabupaten Majalengka. Bupati Majalengka dalam sambutannya mengatakan, lebih banyak memberikan taushiyah kepada para calon jemaah haji tentang makna dan pentingnya melaksanakan rukun Islam kelima bagi seorang muslim. Dia juga mengimbau agar calon jemaah haji bersungguh-sungguh dalam melaksanakan bimbingan ibadah haji agar syarat dan rukun hajinya sah. \"Selamat melaksanakan bimbingan manasik haji. Semoga ibu dan bapak pulang dari tanah suci dalam menjalankan rukun Islam kelima menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,\" kata Bupati. Sementara itu, Ketua KBIH Persis Djadjang Munjali menyebutkan, jemaah asal Majalengka yang tergabung dalam KBIH Persis sebanyak 48 orang dijadwalkan terbang melalui Bandara Soeta. ”KBIH Persis kloter 67 Kota Bandung yang kabarnya akan terbang dari BIJB, tapi itu masih belum pasti,” ujarnya. Seorang jemaah haji asal Kecamatan Majalengka, Endang menyatakan, tidak mempersoalkan akan terbang dengan pesawat dari bandara mana pun. Yang penting, menurutnya, para jamaah haji bisa berangkat ke tanah suci dengan lancar dan selamat. (ara)
Terbang dari BIJB atau Soetta, Calhaj Tak Mempersoalkan
Sabtu 21-07-2018,01:01 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 30-03-2026,11:48 WIB
Aksi Pencurian di Cirebon Terbongkar, 4 Pelaku Lintas Kota Ditangkap Polisi
Senin 30-03-2026,14:30 WIB
Terminal Harjamukti Cirebon Megah tapi Sepi dan Banyak Calo, Begini Potretnya dari Dekat
Senin 30-03-2026,12:00 WIB
Jalan Mundu Pamengkang Rusak Parah, Warga Ancam Tutup Akses
Senin 30-03-2026,13:58 WIB
Deg-degan Dapat Tanda Tangan Prabowo, Cerita Haru Diaspora Indonesia di Jepang
Senin 30-03-2026,16:07 WIB
Situ Cikolet Kuningan Diduga Tercemar Limbah Ayam, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Kulit Gatal
Terkini
Selasa 31-03-2026,10:41 WIB
Perampokan Minimarket di Majalengka, Modus Beli Kopi Berujung Penodongan
Selasa 31-03-2026,10:14 WIB
Penculikan di Majalengka Pelaku Warga Kuningan: Korban Dikeroyok, Uang Dirampas
Selasa 31-03-2026,09:57 WIB
Andi Armawan Dilantik sebagai Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Ini Pesan Wali Kota
Selasa 31-03-2026,09:34 WIB
Tren Menikah di Bulan Syawal: Kota Cirebon Naik, Kabupaten Justru Turun
Selasa 31-03-2026,09:21 WIB