KUALA LUMPUR – Timnas U-16 Indonesia hanya terpisah satu kemenangan dari tiket lolos ke Piala Dunia U-17 2019 di Peru. Namun, tidak akan mudah, bahkan teramat sulit karena pada perempat final Piala AFC U-16 2016, Indonesia menghadapi Australia pada 1 Oktober nanti. Australia U-16 lolos ke perempat final sebagai runner-up Grup D setelah dalam pertandingan terakhir kemarin membantai Afghanistan empat gol tanpa balas di Stadion MBPJ, Petaling Jaya. Gol-gol Australia dipersembahkan Joseph Roddy pada menit kedelapan dan 45+3 serta Noah Botic (24’ dan 61’). Lalu, yang menjadi juara Grup D adalah Korsel dengan sembilan poin dari tiga kemenangan. Kemarin, mereka menang atas Irak 2-0. Korsel sebagai juara Grup D akan bersua India sebagai runner-up Grup C, sedangkan Australia sebagai runner-up Grup D bertemu Indonesia sebagai juara Grup C. Meski lolos ke perempat final dengan status runner-up, Australia tetap saja tim favorit juara. David Maulana dkk wajib waspada. Tahun lalu di Piala AFF U-16, Indonesia pernah kalah 3-7. Dan, kemarin, pelatih Indonesia U-16 Fakhri Husaini juga mengirim stafnya untuk memantau permainan Australia. ”Saya juga sudah meminta video saat Korea Selatan melawan Australia. Ketika itu, Korsel menang 3-0 atas Australia,” ucap Fakhri. Kalau melihat postur, Indonesia memang kalah ketimbang Australia. Selain itu, Garuda Asia juga wajib waspada dengan permainan bola silang ala tim asuhan Trevor Morgan itu. Kendati demikian, Fakhri tidak lantas keder. Pelatih asal Lhokseumawe itu percaya pasukannya bisa memberikan perlawanan. ”Australia tentu tim yang tangguh. Tapi, kami tidak mempermasalahkan siapapun lawan kami. Yang penting fokus dan kami main dengan cara kami,” tutur mantan pemain PKT Bontang itu. Hanya, yang menjadi perhatian Fakhri adalah belum tajamnya David Maulana dkk selama fase grup. Hanya tiga gol yang mampu dilesakkan Garuda Asia. Itu berbeda jauh dengan produktivitas ketika bermain di Piala AFF U-16 2018 yang dalam tiga laga awal bisa mencapai 14 gol. ”Finishing touch itu masalah teknik, peluang itu masalah taktik. Kami punya beberapa peluang saat melawan India kemarin (27/9),” kata pria berusia 53 tahun itu. Di sisi lain, Australia tak mengangap remeh David Maulana dkk. Bahkan, kemarin saat Indonesia meladeni India (27/9), Trevor Morgan datang memantau langsung ke Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. ”Indonesia tim yang sangat bagus. Mereka mempunyai pertahanan yang cukup kuat,” ucap Tevor. ”Mereka juga memiliki banyak suporter, itu sedikit membuat kami khawatir. Tetapi, kami percaya diri bisa memenangkan laga,” imbuhnya. (nia/ham)
Bertemu di Perempat Final, Indonesia-Australia Saling Pantau Kekuatan
Sabtu 29-09-2018,10:30 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-04-2026,12:13 WIB
Kebakaran di Galagamba Cirebon, Tiga Unit Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah
Selasa 14-04-2026,09:03 WIB
Mendadak Kajari Kota Cirebon Diganti di Tengah Pengungkapan Kasus Besar
Selasa 14-04-2026,08:03 WIB
Gelombang Dukungan Menguat, Pengusaha Cirebon Timur Resmi Masuk Partai Demokrat
Senin 13-04-2026,22:03 WIB
Efek Diplomasi Prabowo Subianto, Investor Asing Ramai Masuk Indonesia di Tengah Panasnya Geopolitik Dunia
Senin 13-04-2026,23:01 WIB
ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh 5,2 Persen di Tengah Konflik Timur Tengah
Terkini
Selasa 14-04-2026,20:06 WIB
Prabowo Tiba di Paris Usai dari Moskow, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis
Selasa 14-04-2026,19:35 WIB
Besok Sore Ada Perbaikan Pipa PDAM di Bypass Cirebon, Berikut Wilayah Terdampak Air Mati
Selasa 14-04-2026,19:03 WIB
TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak di Indonesia, Pemerintah Sebut Kemenangan Awal
Selasa 14-04-2026,18:30 WIB
Inilah Langkah Strategis RSUD Waled Tingkatkan Layanan Terhadap Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 14-04-2026,18:00 WIB