Menjadi seorang Camat saat ini bukanlah hal yang murah. Bahkan, untuk meniti karir di jajaran eselon 2 dan eselon 3, setidaknya diperlukan dana untuk menduduki jabatan tertentu ternyata bervariatif. Hal ini terungkap saat penangkapan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (24/10) lalu. Data KPK menyebutkan Bupati Cirebon ini merupakan kepala daerah ke-19 yang diproses menjadi tersangka melalui operasi tangkap tangan (OTT) selama 2018. \"Dari kasus cirebon, KPK mengidentifikasi dugaan adanya tarif-tarif yang berbeda untuk pengisian jabatan tertentu,\" ujar Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Jum\'at (26/10). Adapun kisaran harga untuk menduduki jabatan tertentu ternyata bervariatif. Meski tak dijabarkan lebih lanjut oleh Febri, apakah harga tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat dari semua golongan, atau hanya berlaku bagi mereka yang sudah masuk jajaran Pemkab saja. \"Camat Rp 50 juta, eselon 3 Rp100 juta, eselon 2 Rp 200 juta. Tarif tersebut berlaku relatif tergantung tinggi rendah dan strategis atau tidaknya jabatan di Cirebon,\" tutur Febri. KPK telah menetapkan Sunjaya Purwadi Sastra sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi menerima hadiah atau janji terkait mutasi, rotasi dan promosi jabatan di pemerintahan Cirebon. Selain Sunjaya, KPK juga menetapkan tersangka lainnya yaitu Gatot Racmanto selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon. KPK menduga Gatot melalui ajudan bupati memberikan uang senilai Rp 100 juta terkait imbalan komitmen atas mutasi dan pelantikan Gatot sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pemerintah Cirebon. Selain itu, KPK juga menemukan adanya dugaan penerimaan lainnya kepada Sunjaya senilai Rp 125 juta dari pejabat di lingkup pemerintah Cirebon. Sunjaya Purwadi membantah telah menerima uang Rp 100 juta dari Gatot Rachmanto selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon terkait dugaan suap dalam mutasi jabatan. \"Saya disangkakan menerima uang Rp 100 juta, sampai sekarang saya belum pernah menerima uang itu,\" ujar Sunjaya usai diperiksa di Gedung KPK, Jumat, 26 Oktober 2018. (*)
Ingin Karir Menjadi Camat, Eselon 2 dan Eselon 3, Berapa Tarifnya?
Jumat 26-10-2018,11:30 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 11-05-2026,15:51 WIB
Polisi Tangkap 6 Gangster Cirebon yang Merusak Warung di Pandesan
Senin 11-05-2026,08:00 WIB
7 HP Xiaomi RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Kencang Harga Mulai Rp1 Jutaan
Senin 11-05-2026,09:07 WIB
Dugaan Istri Kuwu Kedungjaya Selingkuh, FK3C Minta Publik Hormati Proses Hukum
Senin 11-05-2026,14:36 WIB
Modus Ganjal ATM Terbongkar di Cirebon, Sindikat Antar Daerah Ditangkap Polisi
Senin 11-05-2026,09:56 WIB
Euforia Kirab Mahkota Binokasih Tercoreng, Aksi Copet Marak di Kerumunan Warga Cirebon
Terkini
Selasa 12-05-2026,05:04 WIB
Dilantik Jadi Rektor Unma, Otong Syuhada Ajak Civitas Bangun Kampus dengan Integritas
Selasa 12-05-2026,04:00 WIB
Kenaikan Harga Bahan Bangunan Melonjak, Mitra10 Cirebon Beberkan Penyebabnya
Selasa 12-05-2026,02:02 WIB
TCL A400 Pro Hadir di Cirebon, TV Artistik Premium yang Paling Diburu Konsumen
Senin 11-05-2026,22:07 WIB
DPRD Kabupaten Cirebon Didesak Transparan soal Pembahasan Anggaran Pembangunan Infrastruktur 2026
Senin 11-05-2026,21:00 WIB