CIREBON-Serangan jantung dapat menyerang siapa saja. Tidak pandang usia dan jenis kelamin. Padahal, penyakit ini bisa diketahui lebih awal. Bila masyarakat rutin memeriksa tekanan darah. Koordinator PTM UPT Puskesmas Kesunean Cirebon dr Kanthy Dian Damayanti mengatakan, tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu pemicu serangan jantung mendadak. Penyakit Tidak Menular ini cukup banyak diderita masyarakat, khususnya lansia di Kampung Kesunean, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk. Untuk itu, UPT Puskesmas Kesunean bersama Klinik Jantung Sehat mengadakan Gebyar PTM untuk menyosialisasikan faktor risiko ini. \"Di sini juga ada pemeriksaan fisik juga seperti gula darah dan kolestrol,\" ujar Kanthy. Dalam gebyar PTM dilaksanakan Senam Prolanis atau jantung sehat. Dengan menggandeng Klinik Jantung Sehat dan Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Cirebon. Kemudian memberikan penyuluhan mengenai PTM diabetes militus. Kegiatan ini akan digelar di sembilan RW di Kelurahan Kasepuhan. Perdana dilaksanakan di RW 05 Kesunean. “Pemilihan lokasi ini karena hipertensi di Kesunean cukup tinggi,” katanya. Tingginya angka hipertensi ini juga tergambar dalam kunjungan masyarakat ke puskesmas. Dalam sehari saja, 60 persen lansia diketahui mengalami hipertensi. Kanthy mengimbau masyarakat olahraga teratur. Menjaga pola makan. Mengurangi konsumsi makanan asin, istirahat cukup, hindari stres, dan minum obat serta berobat secara teratur. Manajemen Klinik Jantung Sehat, Tessa Nur Maulana menambahkan, sebagai bentuk dukungannya dalam acara tersebut, Klinik Jantung Sehat ikut memfasilitasi masyarakat senam prolanis. Senam jantung sehat dilakukan guna menjaga kesehatan jantung, memperlancar aliran darah dari jantung keseluruh tubuh, dan untuk orang usia lanjut bagi lansia yang daya tahan kerja jantungnya sudah mulai berkurang, senam jantung sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. \"Kami turut mendukung program Gebyar PTM. Sebagai faskes lanjutan, kami terbuka bagi pasien yang akan rujuk,\" tukasnya. (apr)
Waduh, Angka Hipertensi Tertinggi di Kampung Kesunean
Kamis 08-11-2018,16:00 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Dedi Haryadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,12:30 WIB
5 Motor Klasik Era 90-an yang Kembali Diburu, Harga RX-King hingga NSR Tembus Rp100 Juta
Senin 26-10-2026,11:18 WIB
Pembacokan Maut di Gunungjati: Polisi Dalami CCTV dan Buru 6 Terduga Pelaku
Senin 26-10-2026,11:57 WIB
Profil Mirwan Suwarso, Presiden Como 1907 asal Indonesia yang Bawa Klub Italia ke Panggung Eropa
Senin 26-10-2026,18:00 WIB
iPhone 18 Pro vs iPhone 17 Pro, Ini Perbedaan Fitur Kamera, Performa, dan Baterainya
Senin 26-10-2026,14:00 WIB
Honda Astrea Grand dan Prima Kembali Diburu Kolektor Muda, Ini 5 Alasannya
Terkini
Selasa 27-10-2026,10:30 WIB
Anggaran Tembus Rp13 Miliar, Majalengka Siapkan 87 Titik Irigasi untuk Atasi Kekeringan
Selasa 27-10-2026,10:05 WIB
Punya Darah Indonesia, Pemain Muda Islandia Dikabarkan Masuk Radar PSSI, Siapa?
Selasa 27-10-2026,10:00 WIB
Lepas 600 Kontingen ke Porprov Jabar 2026, Kabupaten Cirebon Bidik 23 Medali Emas
Selasa 27-10-2026,09:32 WIB
Hari Pertama TKA SMA di Cirebon Lancar, Siswa Kelas X dan XI Jalani PJJ
Selasa 27-10-2026,09:31 WIB