TEL AVIV - Alat-alat berat mengeruk tanah di Kota Metula. Kota di ujung utara Israel itu berbatasan langsung dengan Lebanon. Namun, Israel tidak sedang membangun di sana. Sebaliknya, Israel justru tengah melacak terowongan-terowongan rahasia di perbatasan untuk menghancurkannya. Aksi pemusnahan terowongan-terowongan milik Hizbullah tersebut bernama Operation Northern Shield. Sejak Senin (3/12), Israel melakukan penggalian di perbatasan. Konon, terowongan-terowongan itu bermula dari sisi Lebanon. Namun, Israel tidak mau repot-repot menghancurkan terowongan tersebut dari titik pembangunan awal. Israel memilih untuk menghancurkan bagian terowongan yang masuk wilayahnya. “Beberapa waktu lalu, IDF (Israel Defense Forces) menemukan terowongan yang digunakan untuk melancarkan serangan ke Israel dari kawasan Kafr Kela, Lebanon,” ujar Jubir IDF Letkol Jonathan Conricus sebagaimana dilansir Israel National News, Selasa(4/12). Dia yakin Hizbullah membangun terowongan tersebut dengan bantuan Iran. Tepatnya bantuan finansial. Sejauh ini IDF berhasil menghancurkan satu terowongan. Setelah terdeteksi lewat penggalian dengan alat berat, terowongan itu langsung dirusak. Selain alat berat, IDF memanfaatkan peledak untuk merobohkan dinding dan atap terowongan. Reuters melaporkan, terowongan yang dihancurkan Israel tersebut masih baru. Bahkan, tidak ada tanda-tanda pernah dipakai sebelumnya. Namun, IDF yakin terowongan itu menjadi bagian dari skenario serangan Hizbullah terhadap Israel. IDF belum bisa memastikan jumlah terowongan Hizbullah di perbatasan dua negara. Namun, penemuan satu terowongan yang kini telah dihancurkan tersebut membuat militer Israel itu yakin dugaan mereka benar. Yakni, Hizbullah sedang merancang serangan ke wilayahnya. IDF menyatakan, operasi pemusnahan terowongan oleh militer Israel itu terjadi di wilayahnya. Di seberangnya, Lebanon adem ayem. Tidak ada aktivitas berarti di sisi Kafr Kela. Perdana Menteri (PM) Netanyahu sudah membahas operasi di perbatasan tersebut dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Mereka bertemu di Brussels, Belgia, Senin lalu. Sejak berakhirnya konflik bersenjata Israel dan Hizbullah pada 2006, kedua belah pihak berusaha keras menghindari konflik di perbatasan. Israel memang rentan terhadap serangan lewat terowongan. Sebab, Hamas pun sering melancarkan serangan lewat terowongan. Misalnya, serangan pada 2014. Brigade Al Qassam -jaringan Hamas- menggunakan puluhan terowongan rahasia yang digali dari Gaza ke Israel. Mereka berhasil mengejutkan Israel dengan serangan-serangan masif dari terowongan. (sha/c14/hep/jpnn)
Israel Waspadai Ancaman Hizbullah
Jumat 07-12-2018,01:01 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,14:00 WIB
Presiden Como Layak Jadi Ketum PSSI, Mirwan Suwarso: Saya Lebih Cocok Jadi Asisten Erick Thohir
Minggu 25-10-2026,21:00 WIB
Tablet Murah dengan Stylus Pen dan Keyboard Bawaan, Praktis untuk Kerja dan Belajar
Minggu 25-10-2026,13:38 WIB
Xiaomi 18 Pro Series Hadir dengan Warna Cosmic Blue, Kamera Leica, RAM 12 GB dan Baterai di Atas 6.000 mAh
Minggu 25-10-2026,21:32 WIB
Dramatis! Persib Nyaris Gagal Menang, Adam Alis Jadi Pahlawan di Menit ke-90+1
Minggu 25-10-2026,19:30 WIB
6 Nutrisi Penting untuk Lansia agar Massa Otot dan Tulang Tetap Kuat
Terkini
Senin 26-10-2026,09:30 WIB
Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar, Lucky Hakim Tegaskan Hak Membela Diri
Senin 26-10-2026,09:00 WIB
Jadwal Operasi Patuh Lodaya 2026 di Cirebon, Tilang Manual dan Elektronik Diberlakukan
Senin 26-10-2026,09:00 WIB
Lahir di Jakarta, Usia 20 Tahun! Petunjuk Pemain Naturalisasi Ini Bikin Suporter Penasaran
Senin 26-10-2026,08:37 WIB
Eks Anak Didik Xabi Alonso Dirumorkan Jadi WNI, Proses Naturalisasi Reno Munz Diungkap Orang Dalam
Senin 26-10-2026,08:00 WIB