CIREBON - Warga Desa Pasuruan ketar-ketir. Mereka khawatir dan takut jika sewaktu-waktu datang banjir dan menghanyutkan ikan-ikan yang sudah dirawat selama ini. Pasalnya, saat ini hujan yang turun beberapa hari terakhir, membuat air melimpas dan memenuhi saluran air di Desa Pasuruan, Kecamatan Pabedilan. Abdul warga setempat mengatakan, dua hari terakhir kondisi lapangan bola di desanya berubah seperti danau. Parahnya, selokan-selokan tempat ikan nila merah yang dipelihara berada di sisi-sisi lapangan bola tersebut. Sehingga, air yang melimpas dari selokan itu membuat sebagian ikan kabur dan keluar dari area budidaya. Padahal, warga sudah memasang jaring dan mengantisipasi terjadinya limpasan air. “Banyak juga yang kabur ikannya. Kita khawatir, padahal hujan masih belum besar. Masih awal-awal, tapi air sudah begitu banyak. Bahkan kemarin, permukaan air sudah di atas saluran air,” ujarnya. Diaa pun serba salah. Pasalnya, kondisi ikan saat ini belum bisa untuk dipanen. Umur ikan rata-rata saat ini berusia satu hingga dua bulan. Sehingga masih belum bisa untuk dipanen. “Kalau dipanen sekarang belum siap semuanya. Mungkin hanya beberapa yang siap panen. Tapi kebanyakan masih kecil-kecil, belum siap panen. Tapi kalau tidak dipanen, nanti hujan tambah besar dan air datang lebih banyak, ikan bisa pada kabur,” imbuhnya. Kondisi serupa juga dialami warga lainnya, Sutadi yang membudidayakan ikan nila merah di saluran air sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, ke depan saluran air tersebut harus diperkokoh dan tanggulnya dibuat lebih tinggi. Hal ini untuk mengantisipasi air melimpas dan terhindar dari ancaman banjir. “Ikan yang lepas dan kabur lumayan banyak. Kita tadi juga sempat coba cari di lapang bola yang sudah dua hari terendam dan di sana cukup banyak. Ini kan karena letak lapang bolanya dikelilingi saluran air budidaya ikan,” ungkapnya. (dri)
Pembudidaya Ikan Cemas Kebanjiran
Senin 17-12-2018,17:37 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,09:01 WIB
Bansos Tahap 2 April 2026 Cair, Ini Daftar Penerima dan Jadwal Lengkapnya
Minggu 12-04-2026,22:26 WIB
1.243 Jemaah Haji Ilegal Digagalkan, Negara Cegah Kerugian Rp92 Miliar
Minggu 12-04-2026,23:07 WIB
Nobar Meriah Timnas Futsal Indonesia vs Thailand di Cirebon, Warga Tetap Bangga Meski Kalah
Senin 13-04-2026,14:46 WIB
Viral Dibandingkan dengan SPPG yang Megah, SDN 2 Gandawesi Majalengka Ternyata Bakal Direhab
Senin 13-04-2026,01:00 WIB
MWC NU Kapetakan Cirebon Perkuat Dakwah Digital, Transformasi Strategi di Era 4.0 Kian Nyata
Terkini
Senin 13-04-2026,21:11 WIB
Bikin Takjub! Inilah 7 Keunggulan JBL Live Flex 3, TWS Open-Ear dengan Teknologi Masa Depan
Senin 13-04-2026,20:34 WIB
Isu AS Bebas Lintasi Udara RI, Kemhan Tegaskan Kedaulatan Tetap di Tangan Indonesia
Senin 13-04-2026,20:05 WIB
Survei Poltracking: 75,1 Persen Publik Puas Atas Kinerja Prabowo-Gibran di Tengah Geopolitik Dunia
Senin 13-04-2026,19:42 WIB
Bau Limbah Sempat Dikeluhkan Warga, SPPG Beringin Cirebon Lakukan Perbaikan IPAL
Senin 13-04-2026,19:24 WIB