BANDUNG–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi penyelenggaraan penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019. Pasalnya, kegiatan ini merupakan apresiasi atas kerja keras daerah dalam merencanakan dan mencapai target pembangunan. Sehingga, penghargaan ini harus bisa mendorong setiap perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk sebaik mungkin menyiapkan dokumen pembangunan secara konsisten dan komprehensif terukur. ’’Pembangunan harus dilakukan secara efektif dan efisien dan mampu berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan,” kata Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari di sela Forum Diskusi Grup yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Senin (11/3). Kemudian, dalam pelaksanaan pembangunan, harus ada yang menjadi fokus utama. Misalnya, bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan PDRB perkapita, menurunkan tingkat pengangguran terbuka, tingkat kemiskinan dan meningkatkan indeks pembangunan manusia, indikator ketimpangan, gini ratio serta indeks ketimpangan wilayah. Untuk itu, DPRD Provinsi Jabar sebagai unsur penyelenggara pemerintah sesuai tugas dan fungsinya akan senantiasa memberikan dukungan dan dorongan dalam pembangunan di Jawa Barat untuk menciptakan harminisasi hubungan lebih baik. ’’Keharmonisan ini berbuah pada diraihnya sejumlah penghargaan serta terciptanya kondisi masyarakat kondusif serta terselenggaranya program-program pembangunan yang sudah menjadi komitmen bersama,” kata Ineu. Selain itu, harus ada kerjasama dari seluruh stake holder agar Provinsi Jawa Barat mendapatkan predikat Juara Lahir dan Batin. “Penghargaan bukan untuk mengejar pencitraan belaka. Sebab, nanti akan sangat subjektif penilaiannya. Namun, keberhasilan harus betul-betul hasil karya bersama,” ujarnya. Makanya, jika ingin Jawa Barat menjadi provinsi terdepan, harus menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan memiliki implementasi yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat. Bahkan, pelaksanaan pembangunan di kabupaten/kota merupakan bagian yang tidak terpisahkan. “Koordinasi dengan pemerintah pusat diharapkan selalu konsisten dan kebijakan apapun harus mengikuti peraturan perundang-undangan,” imbuhnya. Ditambahkan, adanya kekurangan dan kinerja yang tidak mencapai target, tentu tidak menjadikan upaya ini sia-sia, melainkan sebuah proses yang ke depannya harus diperbaiki dan dievaluasi. ’’Forum perencanaan pembangunan dan perencanaan kerja daerah adalah salah satu forum untuk memperbaiki apa yang kurang dan mengevaluasi hasil pembangunan yang telah kita laksanakan untuk perbaikan ke depan,’’ pungkasnya. (jun)
DPRD Dukung Pemprov Raih PPD 2019
Rabu 13-03-2019,23:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,18:00 WIB
Stabilitas Keuangan Ciayumajakuning Terjaga, OJK Cirebon Catat Pertumbuhan Kredit dan Investor Pasar Modal
Kamis 12-03-2026,20:01 WIB
Ditahan KPK, Yaqut Cholil Qoumas Tegas Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Jumat 13-03-2026,03:00 WIB
Tim Resmob Polres Cirebon Kota Kejar Komplotan Curanmor, Pelaku Kabur ke Area Tambak
Terkini
Jumat 13-03-2026,17:00 WIB
Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Jalur Tol Cipali, Pemudik Bisa Cek Kesehatan Gratis
Jumat 13-03-2026,16:35 WIB
Jelang Idul Fitri, Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Bazar Ramadhan 1447 H
Jumat 13-03-2026,16:32 WIB
Info Tol Cipali Hari Ini: 18.800 Kendaraan Mengarah ke Cirebon, Arus Mudik Mulai Terasa
Jumat 13-03-2026,16:00 WIB
Masjid Ramah Pemudik di Cirebon, Buka 24 Jam Selama Arus Mudik Lebaran 2026
Jumat 13-03-2026,15:30 WIB