CIREBON-Pelaksanaan pemilihan umum presiden dan anggota legislatif tinggal menghitung hari. Sosialisasi tata cara pemilihan umum dan kampanye anti-golput terus didengungkan agar partisipasi masyarakat dalam memilih meningkat. Relawan pemilu Kabupaten Cirebon segmen basis keluarga, kemarin (7/4) mengumpulkan ibu-ibu penerimaan manfaat dari Program Keluarga Manfaat (PKH) se-Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon untuk diberikan materi training of trainer (TOT) mengenai tata cara memilih calon presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Masjid Jami Desa Sindang Kempeng. Menurut Eka Wildanu, dengan latar belakang data partisipasi pemilih yang terus menurun, relawan pemilu bertugas mengajak masyarakat untuk tidak golput dalam pelaksanaan pemilihan umum pada 17 April mendatang. \"Relawan ini terbagi-bagi dalam beberapa segmen. Ada yang segmentasinya pemuda, buruh migran, pemilih pemula dan lintas keagamaan,\" tutur relawan pemilu yang bertugas pada segmentasi keluarga. Pihaknya sengaja mengundang para ibu-ibu penerima manfaat dari PKH karena masih banyak dari kalangan mereka yang masih awam tentang tata cara memilih calon presiden, DPD dan anggota legislatif. \"Mereka masih bingung cara memilih. Apalagi, ada lima jenis kertas suara. Pemilu kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya. Pemilihan presiden berbarengan dengan pemilihan legislatif dan DPD,\" imbuh Eka. Walau tidak diberi target oleh KPU, relawan ini punya kewajiban untuk mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan harapan dapat memilih calon pemimpin dan wakil rakyat sesuai dengan hati nurani. \"Kami ajak semua orang. Kalau ada yang masih ingin golput, kami beri pemahaman agar tidak golput,\" bebernya. Dalam acara tersebut juga dibarengi dengan peringatan Isra Mikraj yang didalamnya ada tausiyah mengenai makna perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidilharam menuju Masjidil Aqsha dan dilanjutkan ke langit ketujuh serta Sidratul Muntaha. Kemudian, dalam tausiyah tersebut disisipkan pesan-pesan agama agar tidak menjadi golput dalam menghadapi pemilihan umum nanti. Eka berharap, dengan kegiatan semacam ini, ibu-ibu yang ikut dalam sosialisasi ini bisa menularkan materi kepada anggota keluarganya dan para anggota PKH lainnya. Sehingga, dengan penuh kesadaran, mereka akan berduyun-duyun mendatangi TPS. \"Semoga ini bisa bermanfaat buat masyarakat dan pada akhirnya meningkatkan partisipasi pemilih,\" harapnya. Ajakan untuk ikut berpartisipasi dalam pemilihan umum juga tidak hanya dilakukan dalam pertemuan terbuka. Eka dalam setiap kesempatan selalu mengajak kalangan masyarakat, baik secara group discution, door to door atau melalui pesan di media sosial. \"Semua lini kami berdayakan dan manfaatkan,\" pungkasnya. (jun)
Penerima PKH Dapat TOT Pemilu 2019
Selasa 09-04-2019,04:04 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-04-2026,20:29 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Ini Penjelasan Menteri ESDM
Sabtu 18-04-2026,19:29 WIB
Timnas Indonesia Segera Uji Coba, Erick Thohir Bocorkan Calon Lawan
Sabtu 18-04-2026,20:01 WIB
Uya Kuya Bantah Isu 750 Dapur MBG, Sebut Hoaks dan Siap Tempuh Jalur Hukum
Sabtu 18-04-2026,21:02 WIB
Travelling by Train KAI: Cara Baru Nikmati Wisata Sejarah dan Kuliner Cirebon
Sabtu 18-04-2026,22:06 WIB
Target Swasembada Gula 2028, Ini Tantangan Besar yang Dihadapi Pemerintah
Terkini
Minggu 19-04-2026,19:00 WIB
Kado Dies Natalis Unma, Demo BEM Terkait Polemik Statuta 2026
Minggu 19-04-2026,18:30 WIB
Wujudkan Pernikahan Impian, Aston Cirebon Tawarkan Paket Mulai Rp28 Jutaan
Minggu 19-04-2026,18:00 WIB
Dorong UMKM Go Digital, Daihatsu Cirebon Gelar Gathering dan Tawarkan Promo Spesial
Minggu 19-04-2026,16:00 WIB
Manajemen Perpustakaan Berbasis Digital : Tantangan dan Peluang dalam Mendukung Pembelajaran Mandiri
Minggu 19-04-2026,15:08 WIB