CIREBON-Penerapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kabupaten Cirebon, harus didampingi aturan lainnya. Sebab, aturan tersebut mengikat antara satu dengan lainnya. Kebijakan pemerintah pun harus berbasis tata ruang. Penjabat Bupati Cirebon, Dr Ir Dicky Saromi MSc mengatakan, pemahaman dalam menerapkan rencana tata ruang harus diperkaya. Alasannya, tata ruang itu skalanya sangat menentukan. Skala 1 : 50.000, berarti 1 cm di peta itu 500 meter atau setengah km. Sehingga, pemahaman rencana tata ruang itu harus didampingi aturan lain di dalam pelaksanaan di lapangan. Tujuannya, agar dalam tahapan dan progres penentuan kebijakan ke arah pembangunan, tidak terkesan asal dan acak-acakan. “Jadi, kuning di tata ruang bukan semua kuning. Tapi di dalamnya ada hijau, ada juga merah. Warna kuning semua itu karena dalam skala peta,” ujar Dicky kepada Radar Cirebon, di sela-sela sosialisasi peraturan perundang– undangan tentang Tata Ruang DPUPR, di salah satu hotel di bilangan Tuparev, kemarin. Menurutnya, ada tiga jenis kriteria pengertian dari tata ruang, yakni perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian. Diawali dengan pemahaman apa itu tata ruang wilayah, kemudian masuk ke rencana detail wilayah yang nantinya akan masuk dalam proses pemanfaatan. “Jadi, pemanfaatan itu bukan untuk perizinan, tapi lainnya. Kemudian, setelah keduanya berjalan, baru pada proses pengendalian yang baru bisa diterjemahan dalam aplikasi perizinan,” terangnya. Kemudian, sambung Dicky, setiap kebijakan yang disusun, penganggaran yang dialokasikan itu harus berbasis tata ruang. Jadi, kalau ingin bangun jalan, jembatan, pasar, ada tata ruangnya dan itu jadi acuan. Sehingga, ada dokumen yang namanya aspasial dan spasial bersinergis. Sebab, sudah banyak investor mengincar wilayah Kabupaten Cirebon. “Itu yang jadi acuan. Ini proses yang harus kita lakukan. Tidak hanya di Kabupaten Cirebon, tapi juga di seluruh daerah,” pungkasnya. (sam)
Pembangunan Harus Berbasis Tata Ruang
Kamis 25-04-2019,10:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,14:46 WIB
Viral Dibandingkan dengan SPPG yang Megah, SDN 2 Gandawesi Majalengka Ternyata Bakal Direhab
Senin 13-04-2026,18:04 WIB
Kasus Dugaan Korupsi Bank Cirebon, 3 Direksi Ditetapkan Kejari Jadi Tersangka
Senin 13-04-2026,12:30 WIB
Guru Honorer dan PPPK Paruh Waktu Cirebon Coba Simak, Sekjen PGRI Desak Pemda Lakukan Hal Ini
Senin 13-04-2026,14:00 WIB
Gaji Guru Rp300 Ribu di Kabupaten Cirebon, Ronianto Janji Memperjuangkan
Senin 13-04-2026,15:46 WIB
Sampah Menumpuk di Sungai Sukalila Cirebon, Pemkot Ambil Langkah Darurat
Terkini
Selasa 14-04-2026,10:30 WIB
Pahami Fungsi Lampu Hazard, Hindari Penggunaan yang Tidak Tepat Saat Berkendara
Selasa 14-04-2026,10:01 WIB
Prabowo Ucapkan Hari Kosmonaut untuk Putin dan Warga Rusia, Sorot Nama “Gagarin” di Indonesia
Selasa 14-04-2026,09:53 WIB
Nelayan Indramayu Belum Ditemukan, Diduga Tenggelam Saat Melaut di Eretan Kulon
Selasa 14-04-2026,09:35 WIB
PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Lanjutan
Selasa 14-04-2026,09:20 WIB