CIREBON-Persoalan sampah di Kabupaten Cirebon belum juga tuntas. Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi korban kejahatan sampah. Kondisi itu direspons dosen Universitas Swadaya Gunungjati (UGJ) Cirebon Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen. Melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM), mencoba mengambil potensi tersebut. Caranya, membentuk komunitas sukarelawan penggerak pengoptimalan sungai yang terdiri dari beberapa warga. Tentunya, mereka yang peduli dan punya komitmen tinggi. Hasilnya, komunitas ini mampu mentransfer kepedulian ini kepada warga. Anna suzana SE MM dan Erwin Budianto SE MM melihat potensi yang besar di Kecamatan Tengahtani. Dua dosen tersebut melirik Sungai Cipager yang melintasi beberapa desa seperti Desa Battembat, Kalibaru, dan sungai besar dengan aliran air yang tidak pernah kering. \"Sayang, potensi ini belum dimanfaatkan warga selain untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Padahal, potensi sungai bisa dimanfaatkan secara optimal, bahkan bisa menambah perekonomian warga, terutama sekitar bantaran sungai,\" ujar Anna kepada Radar Cirebon (17/6). Namun, sungai tersebut sangat disayangkan menjadi tempat pembuangan sampah, terutama warga yang tidak berada langsung di sekitar sungai. Karena itu, pihaknya mencoba membuka dan sosialisasi bahwa ketika terbangun pengetahuan, masyarakat akan peduli terhadap sungai tersebut. \"Masyarakat akan sadar rasa belongingness terhadap lingkungan dan atas sungai. Sehingga, sungai bisa dioptimalkan fungsinya. Namun, proses penyadaran ini tidak mudah, membutuhkan waktu relatif tidak singkat,\" terangnya. Untuk mewujudkan itu semua, sambung Anna, tentunya dengan dukungan semua pihak. Bahkan, Camat Tengahtani, Drs Tata Sunirta MSi begitu besar ingin sungai tersebut menjadi tempat yang representatif jadi aktivitas warga, baik untuk kongkow maupun sebagai tempat mencari inspirasi. \"Tidak hanya itu, jauh ke depan, sungai bisa difungsikan sebagai tempat wisata seperti yang sudah di gagas oleh beberapa daerah lain dengan mengoptimalkan sungai sebagai destinasi wisata,\" paparnya. Dari hasil diskusi dengan pihak kecamatan, tambah Anna, pihaknya mendapat dukungan penuh dari beberapa pihak. \"Harapan ke depan, bahwa SDM komunitas mampu berbuat banyak bagi pendampingan pengoptimalan sungai bernilai ekonomi,\" pungkasnya. (sam)
Optimalkan Sungai Berbasis Ekonomi Jadi Wisata
Selasa 18-06-2019,16:30 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,05:13 WIB
Panduan Membeli Mobil Bekas Suzuki Ertiga Gen 1, Kelebihan Mesin K14B Irit BBM, Kekurangan Cuma Ini
Selasa 29-09-2026,23:02 WIB
Tanaman Minimalis Hias Ini Cocok untuk Rumah Kecil, Nomor 4 Paling Menarik dan Banyak Dicari
Rabu 30-09-2026,00:00 WIB
Tanaman Minimalis Hias yang Sedang Jadi Favorit, Nomor 6 Cocok untuk Ruangan Sempit
Selasa 29-09-2026,22:00 WIB
Kecelakaan Maut di Kuningan, Polisi Lacak CCTV hingga Temukan Pengendara yang Diduga Kabur
Rabu 30-09-2026,12:35 WIB
Cari Mobil Keluarga Murah? 5 Mobil Bekas Terjangkau Harga Rp80 Jutaan Ini Menarik untuk Dimiliki
Terkini
Rabu 30-09-2026,21:01 WIB
Rumah Lansia 90 Tahun di Kuningan Nyaris Ambruk, Bupati Dian Pastikan Segera Dibedah
Rabu 30-09-2026,20:33 WIB
Ranking FIFA Indonesia Naik ke Posisi 117 Dunia, Peluang Tembus Peringkat 110 Terbuka
Rabu 30-09-2026,20:01 WIB
Apdesi Majalengka Minta Pemkab Tunda Tahapan Pilkades 2027, Ini Alasannya
Rabu 30-09-2026,19:35 WIB
Kota Cirebon Jadi Lokasi Perdana TNA Green Jobs, Kemenaker Petakan Kebutuhan Tenaga Kerja Hijau
Rabu 30-09-2026,19:01 WIB