CIREBON - Setiap musim angin selatan tiba, nelayan di kampung pesisir Lemahwungkuk, Kota Cirebon, umumnya berhenti melaut. Karena itu, setiap musim angin selatan, bagi nelayan merupakan musim paceklik. Kondisi paceklik yang terus dirasakan setiap musim angin selatan, membuat Nelayan mengharapkan bantuan Pemerintah Kota Cirebon. Bantuan yang dulu sempat diberikan bagi nelayan, namun kini sudah tidak lagi. Saat ini, ada sekitar 200 nelayan di kampung pesisir dengan jumlah 80 perahu. Ketika melaut, pada umumnya satu perahu diisi tiga awak penumpang. Baca: Nelayan Pesisir Bertaruh Nyawa di Musim Angin Selatan “Dulu pernah ada yang namanya dana paceklik untuk nelayan. Besarannya Rp 100.000 per kepala keluarga. Kalau tidak salah, terakhir diberikan sekitar tahun 2005 atau 14 tahun yang lalu. Waktu itu Wali Kotanya Pak Subardi,” kata Ketua Rukun Nelayan Pesisir, Sadikin. Meskipun dulu hanya diberikan satu kali dalam satu tahun ketika musim angin selatan seperti sekarang ini, tapi menurut Sadikin, bantuan tersebut sangat membantu. Bukan tidak berusaha. Sadikin pernah mengajukan bantuan tersebut untuk kembali rutin diberikan, namun tidak kunjung terealisasi. Kini ia menaruh harapan baru pada pemerintahan Nashrudin Aziz dan Eti Herawati. “Dulu pernah mengajukan, cuma ya tidak tahu belum ada tindak lanjut lagi. Insya Allah nanti mau mengajukan lagi. Mudah-mudahan terealiasi. Kita akan mengajukan dengan besaran Rp 300.000 per KK. Cuma ya enggak tahu dikabul atau tidak, namanya juga mengajukan,” ujarnya. Untuk diketahui, macam-macam pekerjaan ditekuni nelayan di kampung pesisir ketika paceklik melanda. Mulai dari kuli bangunan, mencari barang bekas, hingga jadi tukang ojek pangkalan. Sadikin menyebut, risiko nelayan saat ini sangatlah besar. Salah seorang istri nelayan asal wilayah setempat, Aini, mengatakan hal serupa. Suaminya lebih memilih diam di rumah dan tidak bekerja. Namun terkadang, lebih memilih mencari kerang hijau walau hasilnya sedang tidak melimpah. “Kalau anginnya gede ya nganggur. Karena pernah kejadian ada nelayan yang perahunya tenggelam. Kejadiannya sekitar tiga bulanan lalu. Orangnya sih selamat, perahunya saja tenggelam karena angin besar,” ujarnya. (ade)
Nelayan Berharap Bantuan Dana Paceklik Pemkot Cirebon
Selasa 13-08-2019,21:30 WIB
Reporter : Husain Ali
Editor : Husain Ali
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 04-09-2026,04:53 WIB
Tecno Pova 8 Pro Rilis di Indonesia September Ini, Baterai Jumbo 6500 mAh, Kolaborasi dengan Lamborghini
Jumat 04-09-2026,05:29 WIB
SUV Mungil Bukan Kaleng-Kaleng, Suzuki Jimny 2021 Bekas Punya 4WD, 102 PS dan Ground Clearance 210 mm
Jumat 04-09-2026,10:24 WIB
Budget Rp100 Juta Bisa Bawa Pulang Mobil Keluarga, Ini 5 MPV Bekas yang Layak Dilirik
Jumat 04-09-2026,07:50 WIB
Harga Mobil JAECOO September 2026 Mulai Rp279 Juta, SUV Listrik 155 kW hingga Hybrid 1.400 Km, Baterai IP68
Jumat 04-09-2026,07:00 WIB
Muktamar ke-35 NU Selesai, Tim Formatur Punya Waktu 1 Bulan Susun Pengurus PBNU
Terkini
Jumat 04-09-2026,23:20 WIB
Tak Perlu Rumah Luas, 7 Tanaman Hias Indoor Ini Cocok Ditanam di Rumah dan Hemat Tempat
Jumat 04-09-2026,22:54 WIB
Ruangan Sempit Tetap Hijau! Ini 7 Tanaman Hias Indoor yang Hemat Tempat dan Mudah Dirawat
Jumat 04-09-2026,22:31 WIB
6 Shio Pembawa Hoki 5 September 2026, Keuangan Membaik dan Kesempatan Baru Disebut Mulai Berdatangan
Jumat 04-09-2026,22:11 WIB
Shio Pembawa Hoki 5 September 2026, Jangan Lewatkan Peluang karena 6 Shio Ini Berpotensi Makin Beruntung
Jumat 04-09-2026,21:44 WIB