Brimob ke Darul Atsar

Kamis 05-03-2020,20:25 WIB
Reporter : Yuda Sanjaya
Editor : Yuda Sanjaya

Kami kemudian meluncur. Ke Pondok Pesantren Darul Atsar, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pondok Salam. Pak Sajak di mobil terpisah. Didampingi dua anggota: Briptu Sion dan Peru Codet. Tadinya pengurus pondok, yang mau sowan ke Kompi 3. Tapi rencana berubah. “Biar tahu sekalian lokasi pondoknya,” kata Iptu Sajak.

 

Rencana kunjungan ke Darul Atsar. Sebenarnya sudah tercetus sejak awal Pak Sajak tugas di Purwakarta. Bahkan di Daurah Nasional Asatidzah, Jogjakarta. Beberapa bulan lalu. Di hadapan pengurus pondok Darul Atsar. Saya mengungkapkan niat silaturahmi saudara-saudara Brimob Kompi 3 ke sana. Alhamdulillah, akhirnya Allah takdirkan tiga hari lalu.

 

Di Darul Atsar, para ustad (asatidzah) sudah menunggu. Ada pengasuh pondok, ustad Mahmud Barjib. Didampingi ustad Idris dan ustad Abdullah. Perbincangan mengalir santai. Suasana terjalin akrab. Kami senang. Pertemuan tersebut bisa terwujud.

 

“Berdiri sejak kapan?” tanya Pak Sajak, sambil menikmati teh tarik dingin. “Sejak tahun 2004. Masih belum ada listrik serta air waktu itu,” beber ustad Mahmud, mengenang pembangunan pondok. Yang juga dimotori ustad Hamzah Bajri. Warga kawasan Pasar Rebo. Kampung Arab Purwakarta.

 

“Kalau sudah kenal begini, kan enak,” lanjut Pak Sajak. “Nanti dengan anggota lainnya, saya main lagi. Ini pembukaan dulu. Biar masyarakat sekitar juga tidak kaget. Lho, koq pondoknya didatangi banyak polisi,” ucapnya disambut tawa hangat kami.  

 

Sajak menegaskan perlu sinergitas. Antara aparat keamanan dan ulama, dalam mengayomi masyarakat. Pihaknya mendukung setiap upaya pencerahan umat. “Kalau menyampaikan wawasan kebangsaan, itu bagian saya. Tapi kalau ke ranah ilmiah keagamaan, tugas bapak ustad sekalian,” tutur warga Celancang itu.

 

Peran ulama. Peran pondok pesantren. Menurut Sajak, sangat membantu tugas kepolisian. Terutama dalam upaya pencegahan paham. Yang merusak ajaran Islam itu sendiri. Yang rahmatan lil alamin. “Nanti kami undang bapak ustad, untuk memberi kajian di tempat kami,” katanya.

 

Pihaknya juga akan berkoordinasi. Dengan Kapolres Purwakarta yang baru. Agar giat kajian keagamaan. Dari pondok-pondok pesantren ahlussunnah. Semisal Pondok Darul Atsar, Purwakarta. Bisa tersampaikan lebih luas kepada masyarakat. “Kita upayakan, agar nanti (kajiannya) bisa lebih luas diterima kaum muslimin, terutama generasi muda,” tegas Sajak.

 

Tags :
Kategori :

Terkait