Di ruas Jl Kesambi ini, memang sudah lama terkenal banyak penjual bunga 7 rupa berjejer. Tidak hanya momentum menjelang Ramadan atau Idul Fitri, setiap hari pedagang selalu menjajakan. Memang ada waktu-waktu tertentu mereka meraup penghasilan lebih dari biasanya. Selain Idul Fitri dan Ramadan, yakni saat Kliwonan.
Pembelinya tidak hanya mereka yang ingin berziarah di Makam Jabang Bayi. Salah seorang pembeli, Nissa (22) mengaku, membeli bunga untuk melakukan ziarah di makam salah seorang anggota keluarga yang ada di Kabupaten Cirebon bagian barat. \"Memang tau dari dulu, kalau di sini (Jl Kesambi Makam Jabang Bayi, red) banyak penjual bunga 7 rupa,\" kata perempuan berhijab itu.
Salah seorang juri kunci Makam Jabang Bayi, Yanto, membenarkan, bahwa tahun 2020 ini jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Beberapa di antara keluarga yang biasanya berziarah, kata Yanto, memilih menunda untuk berkunjung ke makam, dan mengamanatkan ia untuk membersihkan makam tersebut. \"Drastis banget berkurangnya, karena memang sebelumnya juga ada imbauan dari pemerintah,\" ungkapnya. (ade)