Ada Mutasi Virus Corona di Surabaya

Selasa 01-09-2020,06:15 WIB
Reporter : Yuda Sanjaya
Editor : Yuda Sanjaya

SURABAYA  - Peneliti dan Pakar Biomolekular Universitas Airlangga (Unair) Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih menyebut ada mutasi baru virus Covid-19 Surabaya dengan tipe Q677H.

Tipikal mutasi ini, sangat jarang ditemui. Mutasi Corona Surabaya ini lebih dekat dengan strain Eropa dari pada Tiongkok. Dan baru terdeteksi di tingkat global yang baru ada di 13 negara, termasuk Indonesia.

Mutasi virus Corona Q677H ini sedang dipelajari pengaruh lain, selain tingkat penyebaran. Sebab, tipe Q677H masih 0,12% di data internasional giset yang terkonfirmasi 12 negara dari jumlah 99 virus atau pasien baru ditemukan di informasi data base pada Maret atau April.

Salah satu yang menyumbang data mutan di Indonesia di giset, masih Surabaya. Belum ditemukan di kota lain. Namun, tipe virus Q677H ini sudah ada di negara lain khususnya Eropa, AS, Australia, India, termasuk pula Timur Tengah. Tetapi pada peta, tidak sebanyak D614G.

\"Kami sekarang masih mempelajari interaksi protein ke protein. Kami tidak meneliti sampai tingkat kematian karena meneliti di situ harus tracing terhadap kondisi pasien. Kami kerja sama dengan RS, litbangkes untuk mendapatkan sample lebih banyak untuk mengetahui apakah juga menyebar di daerah lain di Indonesia,\" kata Nyoman.

Menurutnya, pengaruh pada meningkatnya angka kematian atau tidak, itu perlu penelitian dan data yang lebih akurat. Meski mendapat data dan kondisi pasien tersebut, namun hal itu bukan wewenang peneliti untuk menyampaikan bahwa virus itu berbahaya.

\"Karena kami hanya punya satu data (Pasien). Dan itu betul-betul data yang belum bisa disebut berbahaya dan menyebabkan kematian. Kami juga sedang mempelajari pengaruh pada protein virus. Bisa jadi ini hanya pengaruh sama D614G tingkat penyebarannya cepat tapi belum kepada kematian. Secara internasional juga belum,\" paparnya.

2

Pihaknya berharap virus itu cepat termutasi, sekaligus cepat hilang. Dengan termutasi, ada dua kemungkinan, virus semakin kuat atau lemah. (yud/dtc)

Tonton video berikut:

https://youtu.be/CdmxbMQfTNE
Tags :
Kategori :

Terkait