Ok
Daya Motor

Tugu Titik 0 KM Viral, Sinyal Kuat Pemekaran Indramayu Barat Kian Nyata

Tugu Titik 0 KM Viral, Sinyal Kuat Pemekaran Indramayu Barat Kian Nyata

Tugu Titik 0 KM Indramayu Barat di Desa Kroya, Kecamatan Kroya.-Anang Syahroni-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Peresmian Tugu Titik 0 Kilometer Indramayu Barat yang dilakukan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Desa/Kecamatan Kroya menuai apresiasi luas dari tokoh masyarakat. 

Keberadaan tugu tersebut dinilai bukan sekadar simbol, melainkan sinyal kuat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Indramayu Barat (Inbar).

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Barat (FKMIB), Sukamto. 

Ia menegaskan, pembangunan dan peresmian Tugu Titik 0 KM menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat Indramayu Barat.

BACA JUGA:Kasus Gedung Setda Cirebon Sudah P21, Jadwal Sidang Simak Penjelasan Kejaksaan

BACA JUGA:Ratusan Guru Dilantik Jadi Kepala Sekolah di Majalengka, Simak Pesan Tegas Bupati

“Peresmian Tugu Titik 0 KM Indramayu Barat menunjukkan dukungan konkret dari Bupati Indramayu. Ini menjadi semangat baru bagi kami yang sejak lama memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Indramayu Barat,” ujar Sukamto, Senin (29/12).

Menurutnya, wacana pemekaran Kabupaten Indramayu Barat bukanlah isu baru. 

Gagasan tersebut telah bergulir sejak 1996, saat Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Bappeda melakukan kajian akademis terhadap sejumlah calon daerah otonom baru, termasuk Indramayu.

Pada 1999, rencana tersebut sempat menguat melalui pertemuan di Kecamatan Haurgeulis. Namun dalam perjalanannya, proses pemekaran Indramayu Barat mengalami hambatan lantaran belum mendapat persetujuan kepala daerah kala itu.

BACA JUGA:Warga Laporkan Bau Aneh, Fakta Penemuan Lansia Meninggal di Harjamukti Terungkap

BACA JUGA:Ziarah Leluhur Warnai Haul ke-95 KH Moh Said Gedongan, Jejaring Ulama Cirebon Pun Terungkap

“Bandung Barat akhirnya terbentuk, sementara Indramayu Barat tertunda. Meski begitu, kami tidak berhenti berjuang,” jelasnya.

Perjuangan panjang tersebut terus dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Pemprov Jawa Barat dan pihak terkait. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait