Ok
Daya Motor

Kasus Edit Foto Asusila di Cirebon, Ibu Korban Pingsan Setelah Damprat Ayah Pelaku: Jahat, Zalim!

Kasus Edit Foto Asusila di Cirebon, Ibu Korban Pingsan Setelah Damprat Ayah Pelaku: Jahat, Zalim!

Ibu korban mendamprat ayah salah satu terduga pelaku kasus edit foto asusila di Cirebon usai pertemuan hari ini, Senin, 25 Agustus 2025.-Dedi Haryadi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Suasana tegang mewarnai pertemuan keluarga korban dan keluarga terduga pelaku kasus edit foto asusila di Cirebon.

Setelah pertemuan selesai, sebelum meninggalkan lokasi, salah satu ibu korban menghampiri ayah salah seorang terduga pelaku.

Sambil menahan luapan emosi dan berurai air mata, ibu korban mendamprat ayah terduga pelaku inisial V. 

“Makan, minum pun di rumah saya. Tega! (kalau) anak bapak perempuan digituin gimana!? Jahat, Pak! Zalim!,” tandasnya.

BACA JUGA:Kasus Edit Foto Asusila Siswi SMA di Kota Cirebon, Kuasa Hukum Minta Handphone Pelaku Diperiksa

BACA JUGA:Ibu Korban Edit Foto Asusila di Cirebon Murka di Depan Keluarga Pelaku, Hal Ini yang Dikatakan

Ayah terduga pelaku berinisial V tak banyak berkata-kata. Dia memohon maaf kepada ibu korban atas perilaku tak terpuji anaknya.

Tidak lama setelah itu, pria berkaus kuning ini digiring meninggalkan lokasi pertemuan. Sementara itu, ibu korban jatuh pingsan setelah meluapkan kemarahannya.

Sebelumnya, pertemuan antara keluarga korban dan keluarga terduga pelaku kasus edit foto asusila di Cirebon digelar pada Senin pagi, 25 Agustus 2025.

Pertemuan ini digelar dengan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon.

BACA JUGA:Begini Kronologi Kasus Edit Foto Bermuatan Asusila yang Hebohkan Kota Cirebon

BACA JUGA:SMAN 1 - SMAN 6 Cirebon: Kasus Edit Foto Asusila Terjadi Sebelum Sekolah di Sini

Perwakilan keluarga korban menegaskan bahwa proses hukum akan terus berlanjur sampai mereka mendapatkan keadilan.

Salah seorang ibu korban menegaskan, bahwa mereka sangat terpukul dengan peristiwa ini. Mental anak-anak mereka juga terpuruk akibat perbuatan para pelaku.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait