Ok
Daya Motor

Penyebab Cuaca Panas di Cirebon Raya Menurut BMKG, Suhu Tertinggi 14 Oktober

Penyebab Cuaca Panas di Cirebon Raya Menurut BMKG, Suhu Tertinggi 14 Oktober

Ilustrasi foto cuaca panas.-pexels.com-

RADARCIREBON.COM - Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Cirebon dan sekitarnya tengah dilanda cuaca panas. Suhu udara yang meningkat ini diperkirakan berlangsung sampai akhir Oktober 2025.

‎Hal tersebut dijelaskan Prakirawan BMKG Kertajati, Dyan Anggraini saat dikonfirmasi Radarcirebon.com, Rabu, 15 Oktober 2025.

‎Ia membenarkan bahwa beberapa hari terakhir, kondisi suhu tinggi melanda wilayah Cirebon dan sekitarnya. Hal itu disebabkan karena posisi matahari saat ini mulai bergerak ke selatan garis equator. 

‎Lebih tepatnya, posisi matahari tengah berada diatas pulau Jawa.

BACA JUGA:GP Ansor Kabupaten Cirebon Kecam Keras Tayangan Xpose Trans7

BACA JUGA:Tercatat, PT KAI Daop 3 Cirebon Layani 2,9 Juta Penumpang Selama Triwulan 3 Tahun 2025

‎"Kondisi suhu tinggi selama beberapa hari terakhir ini disebabkan pada saat ini posisi matahari mulai bergerak ke selatan garis equator artinya posisi matahari sedang berada d atas wilayah Jawa," ungkapnya, Rabu, 15 Oktober 2025.

‎"Posisi matahari yang berada di selatan equator ini menyebabkan adanya peningkatan suhu d wilayah kita," imbuhnya. 

‎Lebih lanjut, Dyan menjelaskan bahwa posisi matahari menyebabkan adanya peningkatan suhu di pulau Jawa. 

‎Selain itu, tutupan awan yang sedikit juga tidak dapat sepenuhnya menghalangi sinar matahari secara langsung. Sehingga, pada siang hari khususnya, terik matahari terasa lebih tinggi dibanding biasanya.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Dukung MBG, Wagub: Wujud Nyata Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM

BACA JUGA:Polri Peduli terhadap Generasi Muda, Polresta Cirebon Gelar Police Goes to School

‎"Selain itu sedikitnya tutupan awan di wilayah Jawa juga menyebakan tidak adanya penghalang yang menutup sinar matahari secara langsung sehingga pada saat siang hari akan terasa lebih terik di bandingkan biasanya," jelas Dyan.

Suhu tertinggi 37.6°C, terjadi pada 14 Oktober 2025 dan masih berpotensi terjadi sampai akhir Oktober ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait