Komitmen Berikan Layanan Terbaik ke Penumpang
Kemudian Pindah ke Daops IV Semarang, dan pindah Palembang menjadi manager Perka, dan pindah lagi untuk menjabat Manager Operasional Daops 9 Jember, dan kembali menjadi Manager Operasi Daops 3 Cirebon.
Dia kembali mendapat rotasi jabatan menjadi Manajer Operasi Daops IV Semarang. Di posisi manajer Operasi Daops IV Semarang inilah Wisnu sempat mendapat ujian. Dia dicopot dari jabatannya karena insiden kereta anjlok di Tegal yang dalam dua pekan ada dua kali kejadian.
Wisnu dicopot ditarik sebagai staf muda di kantor PT KAI pusat. Tidak terlalu lama mejadi Staf Muda di PT KAI PUsat, Wisnu kembali di percaya menjadi manager perencanaan perjalanan kereta api. Kemudian pindah selama 6 bulan menjadi Manager Operasi di Bandung.
Selanjutnya Wisnu naik menjadi Senior manager operasi 1 Daops Jakarta, kemudian Deputi Vice President Daops Purwokerto selama 18 bulan. Lagi-lagi Wisnu kembali ke Cirebon menjadi Deputi VP Daops 3 Cirebon.
Tidak berapa lama, Wisnu mendapatkan promosi sebagai VP Daops 7 Madiun selama 13 bulan, dan awal tahun 2020 Wisnu kembali lagi ke Cirebon dengan posisi sebagai orang nomor 1 di Daops 3 Cirebon yakni sebagai Vice President Daops III Cirebon.
“Alhamdulillah Cirebon adalah tempat paling sering saya bertugas, hingga mendapatkan istri asli Cirebon. Yang penting niatkan bekerja sebagai ibadah insya Allah berkah,” ujar Wisnu. (abd/adv)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

