Persiapan Mudik Lebaran 2025, PT KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Sejumlah Hal Ini Demi Keamanan Penumpang
PT KAI Daop 3 Cirebon melakukan pemeriksaan rutin terhadap lokomotif dan gerbong yang akan digunakan selama periode angkutan lebaran mudik, Rabu (19/3/2025).-Dedi Hariyadi-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mulai persiapan, memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, jelang mudik Lebaran 2025.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan rutin terhadap lokomotif dan gerbong yang akan digunakan selama periode angkutan lebaran mudik.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon berkomitmen memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa kereta api.
Menitik beratkan kepada keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan kereta api dalam masa Angkutan Lebaran Tahun 2025.
Masa Angkutan Lebaran 2025 berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret 2024 sampai 11 April 2025.
Guna memastikan prasarana siap dilewati seluruh KA, PT KAI Daop 3 Cirebon telah siaga dengan melakukan berbagai upaya peningkatan kondisi prasarana jalan rel.
Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbudin mengatakan, berbagai upaya yang telah dilakukan untuk peningkatan kondisi prasarana jalan rel.
Antara lain penggantian wesel baru 31 unit, penggantian bantalan sintetis 4.353 batang, penggantian bantalan beton 9.000 batang, penggantian rel 15.900 meter, penggantian penambat 49.600 pcs, normalisasi tubuh baan sepanjang 5.300 meter.
BACA JUGA:Giliran Charly Van Houten Protes SE Larangan Live Music di Kota Cirebon: Tidak Adil!
BACA JUGA:Ini Alasan Kenapa Travel Gelap Tetap Diminati Warga, Bukan Hanya Jurusan Jakarta – Kuningan
"Sedangkan untuk meminimalisir potensi bahaya akibat bencana yang mungkin dapat mengganggu perjalanan KA, telah dilakukan pemetaan daerah-daerah pemantauan khusus di lintas wilayah kerja Daerah Operasi 3 Cirebon. Setidaknya terdapat 10 titik daerah pemantauan khusus lokasi potensi banjir dan lokasi kontur tanah labil," katanya, Rabu (19/3/2025).
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbudin menjelaskan, ada 10 titik pemantauan daerah khusus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


